Pengaruh Waktu Tinggal Dan Jenis Tanaman Terhadap Kualitas Air Limbah

Authors

  • Fitri Adifa Universitas Jambi, Jambi, Indonesia
  • Khairul Amri Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, Malang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jgit.v1i4.132

Keywords:

Kualitas Air Limbah, Waktu Tinggal, Jenis Tanaman

Abstract

Pengaruh waktu tinggal dan jenis tanaman terhadap kualitas air limbah adalah artikel studi pustaka dalam ruang lingkup bidang ilmu teknologi lingkungan. Tujuan artikel ini membangun hipotesis pengaruh antar variabel yang akan digunakan pada riset selanjutnya. Objek riset pada pustaka online, Google Scholar, Mendeley dan media online akademik lainnya.  Metode library risearch bersumber dari e-book dan open access e-journal. Hasil artikel ini: 1) waktu tinggal berpengaruh terhadap kualitas air limbah; dan 2) jenis tanaman berpengaruh terhadap kualitas air limbah.

References

Ali, H., & Limakrisna, N. (2013). Metodologi Penelitian (Petunjuk Praktis Untuk Pemecahan Masalah Bisnis, Penyusunan Skripsi (Doctoral dissertation, Tesis, dan Disertasi. In In Deeppublish: Yogyakarta.

Andina, I. M., Wulandari, C. D. R., & Hendriarianti, E. (2022). Penurunan Konsentrasi TSS dan COD Air Limbah Pencucian Kendaraan Bermotor di Kelurahan Sawojajar, Kota Malang Menggunakan Metode Biofilter-Fitoremediasi. Jurnal Mahasiswa" ENVIRO", 1(1).

Hapsari, J. E., Amri, C., & Suyanto, A. (2018). Efektivitas kangkung air (Ipomoea aquatica) sebagai fitoremediasi dalam menurunkan kadar timbal (Pb) air limbah batik. Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 9(4), 172-177.

Haryati, M., Purnomo, T., & Kuntjoro, S. (2012). Kemampuan tanaman genjer (Limnocharis Flava (L.) Buch.) menyerap logam berat timbal (Pb) limbah cair kertas pada biomassa dan waktu pemaparan yang berbeda. Lateral Bio, 1(3), 131-138.

Hasanah, U. (2020). Fitoremediasi logam tembaga (Cu) oleh Tanaman Genjer (Limnocharis flava) dari sawah di daerah Malang berdasarkan variasi konsentrasi dan waktu pemaparan (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim).

Herlambang, P., & Hendriyanto, O. (2015). Fitoremediasi limbah deterjen menggunakan kayu apu (Pistia stratiotes L.) dan Genjer (Limnocharis flava L.). Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan, 7(2), 100-114.

Imron, I., Dermiyati, D., Sriyani, N., Yuwono, S. B., & Suroso, E. (2019). Fitoremediasi dengan Kombinasi Gulma Air untuk Memperbaiki Kualitas Air Limbah Domestik. Jurnal Ilmu Lingkungan, 17(1), 51.

Khasanah, M., Moelyaningrum, A. D., & Pujiati, R. S. (2018). Analisis Perbedaan Tanaman Kayu Apu (Pistia stratiotes) sebagai Fitoremediasi Merkuri (Hg) pada Air. Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 9(3), 105-110.

Kitchenham, B., Brereton, O. P., Budgen, D., Turner, M., Bailey, J., & Linkman, S. (2009). Systematic literature reviews in software engineering–a systematic literature review. Information and software technology, 51(1), 7-15.

Komala, R. (2015). Proses Fitoremediasi Limbah Cair Tahu Untuk Menurunkan Cod Dan Tss Dengan Memanfaatkan Kiambang (Salvinamolesta). Kinetika, 6(3).

Maslinda, M., & Sedionoto, B. (2022, May). Efektifitas Tanaman Kangkung Air (Ipomoea Aquatica) Dalam Menurunkan Kadar Amonia Pada Limbah Cair Pabrik Tahu Di Lok Bahu Samarinda. In Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Pontianak (Vol. 1, No. 1, pp. 34-43).

Mubin, F., Binilang, A., & Halim, F. (2016). Perencanaan sistem pengolahan air limbah domestik di Kelurahan Istiqlal Kota Manado. Jurnal Sipil Statik, 4(3).

Murti, R. S., & Purwanti, C. M. H. (2014). Optimasi waktu reaksi pembentukan kompleks indofenol biru stabil pada uji n-amonia air limbah industri penyamakan kulit dengan metode fenat. Majalah Kulit, Karet, dan Plastik, 30(1), 29-34.

Najwa, S., Elvania, N. C., & Margianti, Y. S. (2023). Efektivitas Metode Fitoremediasi Dengan Jenis Tanaman Kangkung Air (Ipomoea Aquatica Forsk) Terhadap Pengolahan Air Limbah Industri Tahu di Desa Ledok Kulon. Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan, 15(2), 166-170.

Ngirfani, M. N., & Puspitarini, R. (2020). Potensi Tanaman kangkung air dalam memperbaiki kualitas limbah cair rumah potong ayam. Bioma: Jurnal Biologi Dan Pembelajaran Biologi, 5(1), 66-79.

Novita, E., Hermawan, A. A. G., & Wahyuningsih, S. (2019). Komparasi proses fitoremediasi limbah cair pembuatan tempe menggunakan tiga jenis tanaman air. Jurnal Agroteknologi, 13(1).

Nurulsyiam, F., Wahyudin, D., Djuhriah, N., & Irianto, R. Y. (2024). Hubungan Pengetahuan Masyarakat dengan Ketersediaan Sarana Pengolahan Air Limbah Domestik di Dusun Ciluluk Tahun 2024: The Relationship Between Public Knowledge and The Availability of Domestic Wastewater Treatment Facilities in Ciluluk Hamlet in 2024. Environmental Health dan Safety Journal, 1(1), 21-32.

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.68/MENLHK/SETJEN/KUM tahun 2016 Tentang Baku Mutu Air Limbah Domestik.

Puspita, I. S., & Mirwan, M. (2021). Fitoremediasi Limbah Laundry Menggunakan Tanaman Mensiang (Actinoscirpus Grossus) Dan Lembang (Thypa Angustifolia L.). EnviroUS, 2(1), 61-66.

Raissa, D. G. (2017). Fitoremediasi air yang tercemar limbah laundry dengan menggunakan eceng gondok (Eichhornia crassipes) dan kayu apu (Pistia stratiotes) (Doctoral dissertation, Institut Teknologi Sepuluh Nopember).

Riyanti, A., Kasman, M., & Riwan, M. (2019). Efektivitas Penurunan Chemichal Oxygen Demand (COD) dan pH Limbah Cair Industri Tahu dengan Tumbuhan Melati Air melalui Sistem Sub-Surface Flow Wetland. Jurnal Daur Lingkungan, 2(1), 16-20.

Rukmawati, B. S. (2015). Perbaikan Kualitas Limbah Cair Pengolahan Kopi Menggunakan Sistem Sirkulasi pada Proses Fitoremediasi.

Ryanita, P. K. Y., Arsana, I. N., & Juliasih, N. K. A. (2020). Fitoremediasi Dengan Tanaman Air Untuk Mengolah Air Limbah Domestik. Jurnal Widya Biologi, 11(2), 76-89.

Santoso, A. D. (2018). Keragaan Nilai DO, BOD dan COD di Danau Bekas Tambang Batu bara. Jurnal Teknologi Lingkungan, 19(1).

Sriyani, N., Suroso, E., & Yuwono, S. B. (2019). Fitoremediasi dengan Kombinasi Gulma Air untuk Memperbaiki Kualitas Air Limbah Domestik. Jurnal Ilmu Lingkungan, 17(1), 51-60.

Suharto, B., Wirosoedarmo, R., & Sulanda, R. H. (2018). Pengolahan limbah batik tulis dengan fitoremediasi menggunakan tanaman eceng gondok (Eichornia Crassipes). Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 3(1), 14-19.

Suoth, A. E. (2016). Karakteristik Air limbah rumah tangga pada salah satu perumahan menengah keatas di Tangerang Selatan. Ecolab, 10(2), 80-88.

Suriaman, E. (2008). Uji Kualitas Air. Jurnal Mikrobiologi Pangan. UIN Malang.

Susanthi, D., Purwanto, M. Y., & Suprihatin, S. (2018). Evaluasi pengolahan air limbah domestik dengan IPAL komunal di Kota Bogor. Jurnal Teknologi Lingkungan, 19(2), 229-238.

Taurisna, T. L. (2020). Pemanfaatan tanaman kayu Apu (Pistia Stratiotes L.) untuk menurunkan kadar COD, BOD, TSS pada limbah cair industri Tempe dengan menggunakan fitoremediasi sistem batch. Surabaya: Universitas Islam Negeri Sunan Ampel.

Wulandari, A., Nusantara, R. W., & Anwari, M. S. (2020). Efektifitas Sistem Lahan Basah Buatan Dalam Pengolahan Limbah Cair Rumah Sakit-x (Effectiveness of Artificial Wetland System in Processing Liquid Waste of Hospital-x). Jurnal Manusia dan Lingkungan, 27(2), 39-49.

Wuran, V., Febriani, H., & Subagiyono, S. (2018). Fitoremediasi Tanaman Kiambang (Salvinia molesta) Terhadap Penurunan Kadar Phospat pada Air Limbah Usaha Binatu. Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa, 5(2), 42-47.

Published

2025-02-14

How to Cite

Adifa, F., & Amri, K. (2025). Pengaruh Waktu Tinggal Dan Jenis Tanaman Terhadap Kualitas Air Limbah. Jurnal Greenation Ilmu Teknik, 1(4), 148–154. https://doi.org/10.38035/jgit.v1i4.132