Peran Sustainability Reporting terhadap Reaksi Pasar Modal: Analisis Akuntansi Keuangan dan Kerangka Regulasi Pelaporan Keberlanjutan

Authors

  • Gevan Naufal Wala Universitas Jambi
  • Fergisa Rindang Primadi Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.38035/jgia.v4i1.832

Keywords:

sustainability reporting, capital market reaction, financial accounting,, value relevance, sustainability disclosure regulation

Abstract

Meningkatnya perhatian global terhadap keberlanjutan perusahaan menempatkan pelaporan keberlanjutan sebagai sarana komunikasi strategis antara perusahaan dan pelaku pasar modal. Namun, bukti empiris mengenai reaksi pasar modal terhadap pengungkapan keberlanjutan masih menunjukkan hasil yang tidak konsisten, mulai dari abnormal return positif dalam jangka panjang hingga reaksi harga yang tidak signifikan bahkan negatif dalam jangka pendek. Inkonsistensi ini menimbulkan kesenjangan penelitian mengenai mekanisme yang menjadikan informasi keberlanjutan bermakna secara finansial bagi investor, serta kecukupan kerangka regulasi yang mengatur pengungkapan tersebut di Indonesia dibandingkan dengan standar internasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara pelaporan keberlanjutan dan reaksi pasar modal melalui sudut pandang akuntansi keuangan, serta mengevaluasi kerangka regulasi pelaporan keberlanjutan di Indonesia terhadap standar pengungkapan keberlanjutan global. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif yang memadukan analisis regulasi normatif dengan sintesis naratif atas literatur akuntansi dan keuangan terkini. Hasil kajian menunjukkan bahwa reaksi pasar modal terhadap pengungkapan keberlanjutan bersifat kondisional, bergantung pada materialitas informasi, keberadaan asurans independen, dan kredibilitas pengungkapan, bukan semata-mata volume pengungkapan. Analisis regulasi menunjukkan bahwa regulasi pelaporan keberlanjutan Indonesia secara formal telah terpenuhi namun secara substansi masih terfragmentasi dibandingkan kerangka global yang tengah berkonvergensi. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengintegrasian reaksi pasar modal, relevansi nilai akuntansi keuangan, dan analisis regulasi komparatif dalam satu kerangka interpretatif.

References

Adamska, A., & Dąbrowski, T. J. (2021). Investor reactions to sustainability index reconstitutions: Analysis in different institutional contexts. Journal of Cleaner Production, 297, 126715. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2021.126715

Adrina, C. P., & Pohan, H. T. (2024). Pengaruh pengungkapan sustainability report, green accounting, dan ukuran perusahaan terhadap kualitas laporan keuangan. Jurnal Ekonomi Trisakti, 4(1), 385–394. https://doi.org/10.25105/jet.v4i1.19151

Al Amosh, H., & Khatib, S. F. A. (2022). Theories of corporate disclosure: A literature review. Corporate Governance and Sustainability Review, 6(1), 46–59. https://doi.org/10.22495/cgsrv6i1p5

Chiu, A.-A., Chen, L.-N., & Hu, J.-C. (2020). A study of the relationship between corporate social responsibility report and the stock market. Sustainability, 12(21), 9200. https://doi.org/10.3390/su12219200

European Parliament and Council. (2022). Directive (EU) 2022/2464 of the European Parliament and of the Council of 14 December 2022 as regards corporate sustainability reporting. Official Journal of the European Union.

Fitriaty, & Saputra, M. H. (2023). Reaksi pasar modal Indonesia terhadap pengumuman partai politik yang lolos menjadi peserta pemilu tahun 2024. Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan (Mankeu), 12(1), 237–248.

Frankel, R., Kothari, S. P., & Raghunandan, A. (2025). The economics of ESG disclosure regulation. Review of Accounting Studies, 30(4), 3218–3253. https://doi.org/10.1007/s11142-025-09900-9

Global Reporting Initiative. (2021). GRI 1: Foundation 2021. Global Sustainability Standards Board.

Haley, S., Shaffer, M., & Sloan, R. (2025). Do sustainability reports contain financially material information? Review of Accounting Studies, 31(1), 1–36. https://doi.org/10.1007/s11142-025-09912-5

IFRS Foundation. (2023). IFRS S1 general requirements for disclosure of sustainability-related financial information and IFRS S2 climate-related disclosures. International Sustainability Standards Board.

Lawal, K. O., Jones, E., & Lu, L. J. (2025). Does the stock market encourage sustainability? Evidence from UK investment announcements. International Journal of Financial Studies, 13(4), 215. https://doi.org/10.3390/ijfs13040215

Mutia, D. K. (2025). Analisis kecukupan POJK 51/2017 sebagai kerangka regulasi pelaporan ESG pada emiten sektor keuangan Indonesia. Jurnal Aktual Akuntansi Keuangan Bisnis Terapan (AKUNBISNIS), 8(1), 104–124.

Otoritas Jasa Keuangan. (2017). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017 tentang penerapan keuangan berkelanjutan bagi lembaga jasa keuangan, emiten, dan perusahaan publik. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 169.

Pandey, D. K., Al-ahdal, W. M., & Hashim, H. A. (2024). Stock market reaction to mandatory sustainability reporting: Does carbon-intensity and environmental, social, and governance reputation matter? Business Strategy and the Environment, 33(8), 9116–9140. https://doi.org/10.1002/bse.3952

Pujiningsih, V. D. (2020). Pengaruh sustainability report terhadap nilai perusahaan dengan good corporate governance sebagai variabel pemoderasi. Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan, 8(3), 579–594. https://doi.org/10.17509/jrak.v8i3.22841

Rahmansyah, M. F., & Mutmainah, S. (2024). Pengaruh kinerja pengungkapan ESG terhadap kinerja keuangan dengan kepatuhan syariah sebagai variabel moderasi. Diponegoro Journal of Accounting, 13(3), 1–15.

Senja, M. (2022). The impact of sustainability disclosure and information asymmetry on the cost of equity: The moderating role of leverage. Indonesian Management and Accounting Research, 21(2), 311–344. https://doi.org/10.25105/7w4ksw13

Wang, J., Hu, X., & Zhong, A. (2023). Stock market reaction to mandatory ESG disclosure. Finance Research Letters, 53, 103402. https://doi.org/10.1016/j.frl.2022.103402

Widjanarko, M., & Oktorina, M. (2024). Sustainability disclosure, financial performance, firm size: Can they improve value? Jurnal Akuntansi dan Auditing, 21(1), 103–119.

Wiguna, N. P., Sriwidharmanely, & Usman, B. (2026). Green accounting and firm value: The moderating role of external assurance in Indonesia. Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia, 30(1), 63–76. https://doi.org/10.20885/jaai.vol30.iss1.art6

Published

2026-09-27

How to Cite

Wala, G. N., & Primadi, F. R. (2026). Peran Sustainability Reporting terhadap Reaksi Pasar Modal: Analisis Akuntansi Keuangan dan Kerangka Regulasi Pelaporan Keberlanjutan. Jurnal Greenation Ilmu Akuntansi, 4(1), 43–52. https://doi.org/10.38035/jgia.v4i1.832