Strategi Percepatan Penyerapan Anggaran Pemerintah Daerah di Indonesia : Review Literatur dan Rekomendasi
DOI:
https://doi.org/10.38035/jgia.v3i4.597Keywords:
penyerapan anggaran, APBD, pengadaan, perencanaan, monitoring, pemerintah daerahAbstract
Penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kerap tidak merata sepanjang tahun, dengan realisasi rendah pada triwulan awal dan menumpuk pada triwulan akhir, yang berisiko menurunkan kualitas belanja karena pekerjaan dikejar waktu. Kajian ini bertujuan memetakan faktor penghambat penyerapan anggaran pemerintah daerah di Indonesia, mengelompokkan strategi percepatan yang paling sering direkomendasikan, serta merumuskan rekomendasi kebijakan yang feasible tanpa mengorbankan akuntabilitas dan kualitas output. Metode yang digunakan adalah review literatur terstruktur berorientasi systematic literature review sederhana, dengan pelaporan proses seleksi mengikuti prinsip PRISMA, serta sintesis temuan menggunakan narrative synthesis dan thematic analysis. Hasil sintesis menunjukkan hambatan utama bersifat end-to-end, meliputi perencanaan dan penganggaran yang belum siap eksekusi, pengadaan sebagai bottleneck terbesar, keterbatasan dan instabilitas SDM, proses administrasi berlapis, serta pengendalian risiko yang belum kuat. Strategi percepatan yang paling feasible menekankan penguncian kesiapan paket sejak awal, penguatan pengadaan melalui RUP dan pengaturan jadwal, pemanfaatan tender dini dengan rambu kepatuhan, monitoring berbasis data, serta penguatan peran APIP dan manajemen risiko dalam koridor regulasi terkait.
References
Alfayuni, F., & Dahtiah, N. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi penumpukan penyerapan anggaran dan belanja modal (studi kasus pada Pemerintah Kota Cirebon). Prosiding The 12th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS), 1121-1127.
Anfujatin. (2016). Analisis faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya penyerapan anggaran belanja pada SKPD Kabupaten Tuban. DIA: Jurnal Administrasi Publik, 14(1), 1-18.
Critical Appraisal Skills Programme. (2018). CASP qualitative studies checklist (PDF). Diakses dari Lampiran URL.
Gagola, L., Sondakh, J. J., & Warongan, J. D. L. (2017). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi penyerapan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud. Jurnal Riset Akuntansi dan Auditing “Goodwill”, 8(1), 108-117. doi:10.35800/jjs.v8i1.15330
Herriyanto, H. (2012). Faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan penyerapan anggaran belanja pada satuan kerja Kementerian/Lembaga di wilayah Jakarta (Tesis Magister). Universitas Indonesia.
Hood, C. (1991). A public management for all seasons? Public Administration, 69(1), 3-19. doi:10.1111/j.1467-9299.1991.tb00779.x
Joanna Briggs Institute. (2017). JBI critical appraisal checklist for systematic reviews and research syntheses (PDF). Diakses dari Lampiran URL.
Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1976). Theory of the firm: Managerial behavior, agency costs and ownership structure. Journal of Financial Economics, 3(4), 305-360. doi:10.1016/0304-405X(76)90026-X
Kitchenham, B., & Charters, S. (2007). Guidelines for performing systematic literature reviews in software engineering (Technical report). Diakses dari Lampiran URL.
Liebman, J. B., & Mahoney, N. (2017). Do expiring budgets lead to wasteful year-end spending? Evidence from federal procurement. American Economic Review, 107(11), 3510-3549. doi:10.1257/aer.20160842
Lusiawati, L., & Nugaraha, A. (2024). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi penyerapan anggaran di Kecamatan X Kota Bandung. Jurnal Bisnis, Ekonomi, dan Sains, 4(1), 85-95.
Page, M. J., McKenzie, J. E., Bossuyt, P. M., Boutron, I., Hoffmann, T. C., Mulrow, C. D., et al. (2021). The PRISMA 2020 statement: An updated guideline for reporting systematic reviews. BMJ, 372, n71. doi:10.1136/bmj.n71
Popay, J., Roberts, H., Sowden, A., Petticrew, M., Arai, L., Rodgers, M., Britten, N., Roen, K., & Duffy, S. (2006). Guidance on the conduct of narrative synthesis in systematic reviews: A product from the ESRC Methods Programme (Laporan). Diakses dari Lampiran URL.
Rahmawati, R. S., & Ishak, J. F. (2020). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi penyerapan anggaran belanja pada Pemerintah Kota Cimahi. Indonesian Accounting Research Journal, 1(1), 180-189.
Rajkumar, A. S., & Swaroop, V. (2008). Public spending and outcomes: Does governance matter? Journal of Development Economics, 86(1), 96-111. doi:10.1016/j.jdeveco.2007.08.003
Republik Indonesia. (2018). Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Diakses dari Lampiran URL.
Republik Indonesia. (2019). Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. Diakses dari Lampiran URL.
Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah. Diakses dari Lampiran URL.
Republik Indonesia. (2021). Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Diakses dari Lampiran URL.
Republik Indonesia. (2025). Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Diakses dari Lampiran URL.
Schick, A. (1998). A contemporary approach to public expenditure management (Policy research working paper). World Bank. Diakses dari Lampiran URL.
Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333-339. doi:10.1016/j.jbusres.2019.07.039
Suwarni, D. E., & Maruf, M. F. (2018). Faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan penyerapan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) di Kota Surabaya (Studi pada SKPD Dinas PU Bina Marga dan Pematusan). Publika, 6(5), 1-7.
Thai, K. V. (2001). Public procurement re-examined. Journal of Public Procurement, 1(1), 9-50.
Tranfield, D., Denyer, D., & Smart, P. (2003). Towards a methodology for developing evidence-informed management knowledge by means of systematic review. British Journal of Management, 14(3), 207-222. doi:10.1111/1467-8551.00375
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Idel Eprianto, Rachmat Pramukty

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Greenation Ilmu Akuntansi (JGIA) berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di JGIA.



















