Analisis Financial Distress dan Fraud Pentagon dengan Moderasi Firm Size Terhadap Fraudulent Financial Statement

Authors

  • Dhea Alifia Nurhidayah Universitas Negeri Jakarta, Jakarta, Indonesia
  • Adam Zakaria Universitas Negeri Jakarta, Jakarta, Indonesia
  • Ayatulloh Michael Musyaffi Universitas Negeri Jakarta, Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jgia.v3i4.588

Keywords:

Fraud Pentagon, Financial Distress, Firm Size, Kecurangan Laporan Keuangan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh financial distress, financial stability, ineffective monitoring, changes in auditor, changes of director, dan frequent CEO’s pictures, dengan firm size sebagai variabel moderasi, terhadap pendeteksian fraudulent financial statements. Sampel terdiri atas 43 perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama 2019-2023, sehingga diperoleh 215 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan pendekatan Common Effect Model (CEM) melalui EViews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial distress, changes in auditor, dan changes of director berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendeteksian fraudulent financial statements, sedangkan financial stability berpengaruh negatif dan signifikan. Ineffective monitory dan frequent CEO’s pictures tidak berpengaruh signifikan. Analisis moderasi menunjukkan bahwa firm size tidak signifikan memoderasi hubungan antara financial stability dan fraudulent financial statements.

 

References

Andriani, K. F., Budiartha, K., Sari, M. M. R., & Widanaputra, A. A. G. P. (2022). Fraud pentagon elements in detecting fraudulent financial statement. Linguistics and Culture Review, 6, 686–710. https://doi.org/10.21744/lingcure.v6ns1.2145

Annisya, M., Lindrianasari, & Asmaranti, Y. (2016). ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mendorong laporan keuangan penipuan dengan analisis. Jurnal Bisnis Dan Ekonomi (JBE), 23(1), 72–89.

Aprilia. (2017). Analisis Pengaruh Fraud Pentagon Terhadap Kecurangan Laporan Keuangan Menggunakan Beneish Model Pada Perusahaan Yang Menerapkan Asean Corporate Governance Scorecard. Jurnal ASET (Akuntansi Riset), 9(1), 101. https://doi.org/10.17509/jaset.v9i1.5259

Barus, Y. P. P., Chung, J., & Umar, H. (2021). Pengaruh Fraud Triangle Terhadap Kecurangan Laporan Keuangan Dengan Ukuran Perusahaan Sebagai Pemoderasi pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2019. https://publikasi.kocenin.com/%0Ahttp://publikasi.kocenin.com/index.php/pakar/article/view/178

Faiz Rahman Siddiq, Dr. Fatchan Achyani, & Dr. Zulfikar MSi. (2017). Analisis Fraud Pentagon Untuk Mendeteksi Financial Statement Fraud (Studi Empiris Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Jakarta Islamic Index (Jii) Tahun 2014-2015 ).

Fatah, S., & Hakim, M. S. (2024). Analysis of Financial Distress Causing Factors Through Fraud Pentagon Theory with Financial Statement Fraud as a Moderation Variable. Journal of Information Technology and Computer Science (INTECOMS) , 7(3), 968–989.

Gujarati, D. N., & Porter, D. C. (2009). In Introductory Econometrics: A Practical Approach. Douglas Reiner. In Basic econometrics (5th ed.).

Herdasaldy, D., & Wijoyo, A. (2025). Teori Fraud Diamond Terhadap Fraudulent Financial Reporting Dengan Ukuran Perusahaan Sebagai Variabel Moderasi. Atestasi : Jurnal Ilmiah Akuntansi, 8(2), 230–251. https://doi.org/10.57178/atestasi.v8i2.1512

Hutauruk, M. R., Mansyur, M., Rinaldi, M., & Situru, Y. R. (2021). Financial Distress Pada

Lestari, M. I., & Henny, D. (2019). Pengaruh Fraud Pentagon Terhadap Fraudulent financial statement Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2015-2017. Jurnal Akuntansi Trisakti, 6(1), 141–156. https://doi.org/10.25105/jat.v6i1.5274

Lindasari, V. (2019). Deteksi Kecurangan Laporan Keuangan Dengan Ukuran Perusahaan Sebagai Variabel Moderating Menggunakan Pentagon Analisis. Prosiding Seminar Nasional Cendekiawan, 2. https://doi.org/10.25105/semnas.v0i0.5766

Lou, Y., & Wang, M. (2009). Fraud Risk Factor Of The Fraud Triangle Assessing The Likelihood Of Fraudulent Financial Reporting. 61–78.

Lou, Y.-I. (2009). Fraud Risk Factor Of The Fraud Triangle Assessing The Likelihood Of Fraudulent Financial Reporting. Journal of Business & Economics Research, 7(2).

Luhri, A. S. R. N., Mashuri, A. A. S., & Ermaya, H. N. L. (2021). Pengaruh Fraud Pentagon terhadap Kecurangan Laporan Keuangan dengan Komite Audit sebagai Variabel Moderasi. Jurnal Akuntansi, Keuangan, Dan Manajemen, 3(1), 15–30. https://doi.org/10.35912/jakman.v3i1.481

Nadziliyah, H., & Primasari, N. S. (2022). Analisis Fraud Hexagon Terhadap Financial Statement Fraud Pada Perusahaan Sektor Infrastruktur, Utilitas Dan Transportasi. Accounting and Finance Studies, 2(1), 21–39. https://doi.org/10.47153/afs21.2702022

Natilia, E., & Kuang, T. M. (2023). Pengujian Fraud Triangle Theory Dalam Menjelaskan Kecurangan Laporan Keuangan Menggunakan Beneish M-Score. Owner, 7(2), 1752–1764. https://doi.org/10.33395/owner.v7i2.1296

Ni Kadek Putri Lastrini, & I Wayan Suartana. (2023). Detecting fraud of financial reports through fraud hexagon theory and financial distress elements. World Journal of Advanced Research and Reviews, 19(2), 1288–1297. https://doi.org/10.30574/wjarr.2023.19.2.1720

Nugroho, B. (2020). Potensi Manipulasi Pendapatan Menggunakan Model Beneish M-Score, Studi Kasus pada Laporan Keuangan PT Garuda Indonesia Tbk., Tahun 2017-2018. Jurnal Online Insan Akuntan, 5(1), 73. https://doi.org/10.51211/joia.v5i1.1321

Nurhasanah, S., Purnamasari, P., & Hartanto, R. (2022). Pengaruh Fraud Triangle Theory terhadap Kecurangan Laporan Keuangan dengan Komite Audit sebagai Variabel Moderasi. Bandung Conference Series: Accountancy, 2(2), 1040–1048. https://doi.org/10.29313/bcsa.v2i2.2910

Nurul, N. H., & Fitria, F. N. S. (2023). the Detection of Fraud : How Do Financial Stability and Financial Distress Affect Fraudulent Financial Reports? Jurnal Informasi, Perpajakan, Akuntansi, Dan Keuangan Publik, 18(2), 219–238. https://doi.org/10.25105/jipak.v18i2.16863

Patunrui, K. I. A., & Yati, S. (2017). Analisis Penilaian Financial Distress Menggunakan Model Altman (Z-Score) Pada Perusahaan Farmasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2013-2015. Jurnal Akuntansi, Ekonomi Dan Manajemen. https://jurnal.polibatam.ac.id/index.php/JAEMB/article/view/275/308

Preicilia, C., Wahyudi, I., & Preicilia, A. (2022). Analisa kecurangan laporan keuangan dengan perspektif teori Fraud Hexagon. Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Keuangan, 5(3), 1467–1479. https://doi.org/10.32670/fairvalue.v5i3.2476

Putri, N. N., & Sasongko, N. (2024). Analisis Pengaruh Financial Distress dan Fraud Hexagon Terhadap Indikasi Terjadinya Financial Statement Fraudulent Pada Masa Pandemi COVID-19. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(3), 11220–11233. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.11323

Sembiring, M. P., Hayat, A., & Adriani, A. (2025). The Role of Public Accouting Firm Size in Moderating The Determining Factors of The Financial Statement Integrity of Public Companies in Indonesia. Eduvest - Journal of Universal Studies, 5(4), 4212–4231. https://doi.org/10.59188/EDUVEST.V5I4.3778

Septriani, Y. (Yossi), & Handayani, D. (Desi). (2018). Mendeteksi Kecurangan Laporan Keuangan dengan Analisis Fraud Pentagon. Jurnal Akuntansi Keuangan Dan Bisnis, 11(1), 11–23. https://www.neliti.com/publications/443037/

Skousen, C. J., Smith, K. R., & Wright, C. J. (2009). Detecting and predicting financial statement fraud: The effectiveness of the fraud triangle and SAS No. 99. Advances in Financial Economics, 13, 53–81. https://doi.org/10.1108/S1569-3732(2009)0000013005

Tessa, G. C., & Harto, P. (2016). Fraudulent Financial Reporting : Pengujian Teori Fraud Pentagon Pada Sektor Keuangan Dan Perbankan Di Indonesia.

Wolfe, H. (2004). KISS - Keep it simple stupid. Computer Fraud and Security, 2004(5), 11. https://doi.org/10.1016/S1361-3723(04)00065-X

Published

2026-01-13

How to Cite

Nurhidayah, D. A., Zakaria, A., & Musyaffi, A. M. (2026). Analisis Financial Distress dan Fraud Pentagon dengan Moderasi Firm Size Terhadap Fraudulent Financial Statement. Jurnal Greenation Ilmu Akuntansi, 3(4), 197–210. https://doi.org/10.38035/jgia.v3i4.588