Analisis Risiko Keselamatan Operasional Mesin Industri Berbasis Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) dalam Perspektif Rekayasa Teknik dan Regulasi Keselamatan Kerja

Authors

  • Gevan Naufal Wala Universitas Jambi, Jambi, Indonesia
  • Ahmad Fachri Universitas Andalas, Padang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jgit.v4i1.850

Keywords:

Hazard Identification and Risk Assessment, Keselamatan Mesin, Hierarki Pengendalian, Regulasi Keselamatan Kerja, Data Sekunder

Abstract

Studi identifikasi bahaya dan penilaian risiko mesin industri yang telah terbit umumnya berhenti pada pemeringkatan risiko dan saran pengendalian yang umum, sedangkan kajian hukum keselamatan kerja jarang memakai risiko teknis yang terukur, sehingga hubungan antara risiko sisa mesin dan kewajiban hukum yang spesifik belum dianalisis. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bahaya mesin, mengklasifikasikan risikonya, menetapkan prioritas pengendalian, mengevaluasi pengendalian terhadap prinsip keselamatan teknik, serta mengaitkan hasilnya dengan regulasi keselamatan kerja di Indonesia. Desain deskriptif analitis diterapkan pada data sekunder dari empat studi identifikasi bahaya dan penilaian risiko terbitan yang mencakup mesin bubut, milling, gerinda, las, mesin potong, dan mesin press. Dari 92 baris bahaya, 71 baris yang bersumber dari mesin dianalisis ulang pada matriks kemungkinan dan keparahan lima kali lima yang seragam, dipadukan dengan hierarki pengendalian dan pendekatan perundang-undangan. Bahaya mekanis mencakup 52,1% baris, dan 31 baris (43,7%) berada pada tingkat tinggi atau ekstrem. Dengan matriks seragam, 20 baris (28,2%) berubah kategori dibandingkan studi sumber. Dari 31 baris prioritas, 20 pengendalian (64,5%) bertumpu pada langkah administratif atau alat pelindung diri, dan tidak satu pun menggunakan eliminasi atau substitusi. Kebaruan penelitian terletak pada matriks keselarasan risiko dan kepatuhan yang menunjukkan bahwa kepatuhan formal dapat berdampingan dengan risiko sisa mesin yang tinggi.

References

Ajslev, J. Z. N., Møller, J. L., Andersen, M. F., Pirzadeh, P., & Lingard, H. (2022). The hierarchy of controls as an approach to visualize the impact of occupational safety and health coordination. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(5), 2731. https://doi.org/10.3390/ijerph19052731

Albert, M., Le Du, S., Renault, C., & Chauvin, C. (2025). Analysis of occupational accidents on board fishing vessels: What scope of regulations to prevent accidents involving deck machinery? Safety Science, 191, 106950. https://doi.org/10.1016/j.ssci.2025.106950

Budiman, R., Handoko, F., & Laksmana, D. I. (2025). Mitigasi resiko kategori extreme dari hasil analisis HIRA (Hazard Identification and Risk Assessment) pada industri aviasi. Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan, 6(1), 19–32. https://doi.org/10.25077/jk3l.6.1.19-32.2025

Duarte, J., Torres Marques, A., & Santos Baptista, J. (2021). Occupational accidents related to heavy machinery: A systematic review. Safety, 7(1), 21. https://doi.org/10.3390/safety7010021

Ghasemi Pirbalouti, R., Burlet-Vienney, D., Chinniah, Y. A., & Poisson, P. (2026). Toward a decision-aiding framework for selecting alternative methods to lockout in machinery energy control: A literature-based approach. The International Journal of Advanced Manufacturing Technology, 143(11), 5967–5993. https://doi.org/10.1007/s00170-026-17755-w

Gualtieri, L., Rauch, E., & Vidoni, R. (2021). Emerging research fields in safety and ergonomics in industrial collaborative robotics: A systematic literature review. Robotics and Computer-Integrated Manufacturing, 67, 101998. https://doi.org/10.1016/j.rcim.2020.101998

Hamdani, M. I., & Andesta, D. (2024). Analisis potensi bahaya menggunakan metode JSA dan HIRARC untuk mengurangi angka kecelakaan kerja pada area workshop fabrikasi PT. ABC. G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan, 8(2), 887–895. https://doi.org/10.33379/gtech.v8i2.4076

Harianto, F. D., & Wahyuni, H. C. (2023). Risk identification of roll forming machine area with the (HIRARC) approach at PT. Bumi Lestrai Karya Perkasa. Academia Open, 8(2). https://doi.org/10.21070/acopen.8.2023.7744

Hendro, V., & Apsari, A. E. (2023). Pengendalian risiko bahaya kecelakaan dengan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Hazard Identification Risk Assessment (HIRA). Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer, 3(2), 333–340. https://doi.org/10.51903/juritek.v3i2.1872

Herlina, L., Dewantari, N. M., Sonda, A., & Mulyana, M. R. (2022). Hazard identification in fabrication industry using Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) and Job Safety Analysis (JSA). Journal Industrial Servicess, 8(2), 170–175. https://doi.org/10.36055/jiss.v8i2.17112

Hollá, K., Kuricová, A., Kočkár, S., Prievozník, P., & Dostál, F. (2024). Risk assessment industry driven approach in occupational health and safety. Frontiers in Public Health, 12, 1381879. https://doi.org/10.3389/fpubh.2024.1381879

International Electrotechnical Commission. (2019). Risk management: Risk assessment techniques (IEC 31010:2019). IEC.

International Organization for Standardization. (2010). Safety of machinery: General principles for design: Risk assessment and risk reduction (ISO 12100:2010). ISO.

International Organization for Standardization. (2018). Occupational health and safety management systems: Requirements with guidance for use (ISO 45001:2018). ISO.

Irfani, J. T., & Hamzah, A. S. (2021). Perlindungan hukum keselamatan dan kesehatan kerja terhadap pekerja/buruh PT. Telkom Indonesia ditinjau dari perspektif hukum positif Indonesia. Private Law, 1(3), 529–535. https://doi.org/10.29303/prlw.v1i3.428

Jensen, R. C., Bird, R. L., & Nichols, B. W. (2022). Risk assessment matrices for workplace hazards: Design for usability. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(5), 2763. https://doi.org/10.3390/ijerph19052763

Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. (2022). The Indonesian national occupational safety and health profile 2022. Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Burgerlijk Wetboek). (1847). Staatsblad 1847 Nomor 23.

Lamy, P., & Flaus, J.-M. (2026). A method of cyber risk assessment for occupational risk in machinery. International Journal of Occupational Safety and Ergonomics, 32(3), 778–793. https://doi.org/10.1080/10803548.2025.2595860

Marhavilas, P. K., Iliopoulou, T. C., & Delianidis, N. (2026). From risk perception to actionable controls: A hybrid occupational risk analysis and assessment approach in a combined cycle power plant construction. Safety, 12(4), 111. https://doi.org/10.3390/safety12040111

Nurdziky, I., Barokah, Aminah, S., Linangsari, T., & Jaya, J. D. (2025). Evaluasi risiko keselamatan pada kernel crushing plant dengan pendekatan HIRARC di PT ABC. Jurnal Humaniora dan Teknologi, 11(2), 114–127. https://doi.org/10.34128/jht.v11i2.197

Pačaiová, H., Turisová, R., Glatz, J., & Onofrejová, D. (2024). Sustainability assessment of machinery safety in a manufacturing organization using AHP and CART methods. Sustainability, 16(9), 3718. https://doi.org/10.3390/su16093718

Park, J. H., Min, S. N., & Kang, C. (2026). Factors contributing to recurrent accidents involving industrial machinery in the manufacturing sector: Evidence from government accident reports. International Journal of Occupational Safety and Ergonomics. Advance online publication. https://doi.org/10.1080/10803548.2026.2671537

Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 11 Tahun 2026 tentang Tata Cara Pengawasan Ketenagakerjaan. (2026). Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2026 Nomor 438.

Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 12 Tahun 2015 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Listrik di Tempat Kerja. (2015). Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 38 Tahun 2016 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pesawat Tenaga dan Produksi. (2016). Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 1989.

Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 5 Tahun 2018 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan Kerja. (2018). Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor PER.08/MEN/VII/2010 tentang Alat Pelindung Diri. (2010). Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia.

Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. (2012). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 100.

Putri, F. N. H., Solechan, & Suhartoyo. (2024). Perlindungan hukum pekerja terhadap keselamatan dan kesehatan kerja di PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Distribusi (UID) Jateng dan DIY Semarang. Diponegoro Law Journal, 13(4). https://doi.org/10.14710/dlj.2024.45297

Smarandana, G., Momon, A., & Arifin, J. (2021). Penilaian risiko K3 pada proses pabrikasi menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control (HIRARC). Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya, 7(1), 56–62. https://doi.org/10.30656/intech.v7i1.2709

Sudiarno, A., & Maharani, N. P. (2024). A conceptual framework for analyzing occupational safety and health program investment: Hierarchy of controls-based approach. The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 13(2), 201–212. https://doi.org/10.20473/ijosh.v13i2.2024.201-212

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. (1970). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1970 Nomor 1.

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. (2023). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2023 Nomor 1.

Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. (2003). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 39.

Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang. (2023). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2023 Nomor 41.

Vu, G.-K., Le, T.-A., Ngoc, T.-P., Nguyen, T.-H. T., & Ha-Nguyen, M.-Q. (2023). Risk assessment, implementation of occupational health, safety and hygiene in small and medium manufacturing enterprises: A case study in central Vietnam. Decision Science Letters, 12(4), 739–748. https://doi.org/10.5267/j.dsl.2023.7.002

Yazdi, M., & Adumene, S. (2025). Innovative risk management for machine safety: Insights from AS/NZS 4024 standards. The International Journal of Advanced Manufacturing Technology, 137(1), 659–682. https://doi.org/10.1007/s00170-025-15149-y

Zahra, F. S., & Sutrisno. (2022). Analisis bahaya dan penilaian risiko menggunakan metode HIRARC PT. Cahaya Mekanindo Perkasa. SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri, 20(1), 255–264. https://doi.org/10.24014/sitekin.v20i1.19762

Published

2026-03-21

How to Cite

Wala, G. N., & Fachri, A. (2026). Analisis Risiko Keselamatan Operasional Mesin Industri Berbasis Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) dalam Perspektif Rekayasa Teknik dan Regulasi Keselamatan Kerja. Jurnal Greenation Ilmu Teknik, 4(1), 45–60. https://doi.org/10.38035/jgit.v4i1.850