Analisis Risiko Keselamatan Operasional Mesin Industri Berbasis Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) dalam Perspektif Rekayasa Teknik dan Regulasi Keselamatan Kerja
DOI:
https://doi.org/10.38035/jgit.v4i1.850Keywords:
Hazard Identification and Risk Assessment, Keselamatan Mesin, Hierarki Pengendalian, Regulasi Keselamatan Kerja, Data SekunderAbstract
Studi identifikasi bahaya dan penilaian risiko mesin industri yang telah terbit umumnya berhenti pada pemeringkatan risiko dan saran pengendalian yang umum, sedangkan kajian hukum keselamatan kerja jarang memakai risiko teknis yang terukur, sehingga hubungan antara risiko sisa mesin dan kewajiban hukum yang spesifik belum dianalisis. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bahaya mesin, mengklasifikasikan risikonya, menetapkan prioritas pengendalian, mengevaluasi pengendalian terhadap prinsip keselamatan teknik, serta mengaitkan hasilnya dengan regulasi keselamatan kerja di Indonesia. Desain deskriptif analitis diterapkan pada data sekunder dari empat studi identifikasi bahaya dan penilaian risiko terbitan yang mencakup mesin bubut, milling, gerinda, las, mesin potong, dan mesin press. Dari 92 baris bahaya, 71 baris yang bersumber dari mesin dianalisis ulang pada matriks kemungkinan dan keparahan lima kali lima yang seragam, dipadukan dengan hierarki pengendalian dan pendekatan perundang-undangan. Bahaya mekanis mencakup 52,1% baris, dan 31 baris (43,7%) berada pada tingkat tinggi atau ekstrem. Dengan matriks seragam, 20 baris (28,2%) berubah kategori dibandingkan studi sumber. Dari 31 baris prioritas, 20 pengendalian (64,5%) bertumpu pada langkah administratif atau alat pelindung diri, dan tidak satu pun menggunakan eliminasi atau substitusi. Kebaruan penelitian terletak pada matriks keselarasan risiko dan kepatuhan yang menunjukkan bahwa kepatuhan formal dapat berdampingan dengan risiko sisa mesin yang tinggi.
References
Ajslev, J. Z. N., Møller, J. L., Andersen, M. F., Pirzadeh, P., & Lingard, H. (2022). The hierarchy of controls as an approach to visualize the impact of occupational safety and health coordination. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(5), 2731. https://doi.org/10.3390/ijerph19052731
Albert, M., Le Du, S., Renault, C., & Chauvin, C. (2025). Analysis of occupational accidents on board fishing vessels: What scope of regulations to prevent accidents involving deck machinery? Safety Science, 191, 106950. https://doi.org/10.1016/j.ssci.2025.106950
Budiman, R., Handoko, F., & Laksmana, D. I. (2025). Mitigasi resiko kategori extreme dari hasil analisis HIRA (Hazard Identification and Risk Assessment) pada industri aviasi. Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan, 6(1), 19–32. https://doi.org/10.25077/jk3l.6.1.19-32.2025
Duarte, J., Torres Marques, A., & Santos Baptista, J. (2021). Occupational accidents related to heavy machinery: A systematic review. Safety, 7(1), 21. https://doi.org/10.3390/safety7010021
Ghasemi Pirbalouti, R., Burlet-Vienney, D., Chinniah, Y. A., & Poisson, P. (2026). Toward a decision-aiding framework for selecting alternative methods to lockout in machinery energy control: A literature-based approach. The International Journal of Advanced Manufacturing Technology, 143(11), 5967–5993. https://doi.org/10.1007/s00170-026-17755-w
Gualtieri, L., Rauch, E., & Vidoni, R. (2021). Emerging research fields in safety and ergonomics in industrial collaborative robotics: A systematic literature review. Robotics and Computer-Integrated Manufacturing, 67, 101998. https://doi.org/10.1016/j.rcim.2020.101998
Hamdani, M. I., & Andesta, D. (2024). Analisis potensi bahaya menggunakan metode JSA dan HIRARC untuk mengurangi angka kecelakaan kerja pada area workshop fabrikasi PT. ABC. G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan, 8(2), 887–895. https://doi.org/10.33379/gtech.v8i2.4076
Harianto, F. D., & Wahyuni, H. C. (2023). Risk identification of roll forming machine area with the (HIRARC) approach at PT. Bumi Lestrai Karya Perkasa. Academia Open, 8(2). https://doi.org/10.21070/acopen.8.2023.7744
Hendro, V., & Apsari, A. E. (2023). Pengendalian risiko bahaya kecelakaan dengan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Hazard Identification Risk Assessment (HIRA). Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer, 3(2), 333–340. https://doi.org/10.51903/juritek.v3i2.1872
Herlina, L., Dewantari, N. M., Sonda, A., & Mulyana, M. R. (2022). Hazard identification in fabrication industry using Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) and Job Safety Analysis (JSA). Journal Industrial Servicess, 8(2), 170–175. https://doi.org/10.36055/jiss.v8i2.17112
Hollá, K., Kuricová, A., Kočkár, S., Prievozník, P., & Dostál, F. (2024). Risk assessment industry driven approach in occupational health and safety. Frontiers in Public Health, 12, 1381879. https://doi.org/10.3389/fpubh.2024.1381879
International Electrotechnical Commission. (2019). Risk management: Risk assessment techniques (IEC 31010:2019). IEC.
International Organization for Standardization. (2010). Safety of machinery: General principles for design: Risk assessment and risk reduction (ISO 12100:2010). ISO.
International Organization for Standardization. (2018). Occupational health and safety management systems: Requirements with guidance for use (ISO 45001:2018). ISO.
Irfani, J. T., & Hamzah, A. S. (2021). Perlindungan hukum keselamatan dan kesehatan kerja terhadap pekerja/buruh PT. Telkom Indonesia ditinjau dari perspektif hukum positif Indonesia. Private Law, 1(3), 529–535. https://doi.org/10.29303/prlw.v1i3.428
Jensen, R. C., Bird, R. L., & Nichols, B. W. (2022). Risk assessment matrices for workplace hazards: Design for usability. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(5), 2763. https://doi.org/10.3390/ijerph19052763
Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. (2022). The Indonesian national occupational safety and health profile 2022. Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.
Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Burgerlijk Wetboek). (1847). Staatsblad 1847 Nomor 23.
Lamy, P., & Flaus, J.-M. (2026). A method of cyber risk assessment for occupational risk in machinery. International Journal of Occupational Safety and Ergonomics, 32(3), 778–793. https://doi.org/10.1080/10803548.2025.2595860
Marhavilas, P. K., Iliopoulou, T. C., & Delianidis, N. (2026). From risk perception to actionable controls: A hybrid occupational risk analysis and assessment approach in a combined cycle power plant construction. Safety, 12(4), 111. https://doi.org/10.3390/safety12040111
Nurdziky, I., Barokah, Aminah, S., Linangsari, T., & Jaya, J. D. (2025). Evaluasi risiko keselamatan pada kernel crushing plant dengan pendekatan HIRARC di PT ABC. Jurnal Humaniora dan Teknologi, 11(2), 114–127. https://doi.org/10.34128/jht.v11i2.197
Pačaiová, H., Turisová, R., Glatz, J., & Onofrejová, D. (2024). Sustainability assessment of machinery safety in a manufacturing organization using AHP and CART methods. Sustainability, 16(9), 3718. https://doi.org/10.3390/su16093718
Park, J. H., Min, S. N., & Kang, C. (2026). Factors contributing to recurrent accidents involving industrial machinery in the manufacturing sector: Evidence from government accident reports. International Journal of Occupational Safety and Ergonomics. Advance online publication. https://doi.org/10.1080/10803548.2026.2671537
Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 11 Tahun 2026 tentang Tata Cara Pengawasan Ketenagakerjaan. (2026). Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2026 Nomor 438.
Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 12 Tahun 2015 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Listrik di Tempat Kerja. (2015). Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.
Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 38 Tahun 2016 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pesawat Tenaga dan Produksi. (2016). Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 1989.
Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 5 Tahun 2018 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan Kerja. (2018). Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.
Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor PER.08/MEN/VII/2010 tentang Alat Pelindung Diri. (2010). Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia.
Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. (2012). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 100.
Putri, F. N. H., Solechan, & Suhartoyo. (2024). Perlindungan hukum pekerja terhadap keselamatan dan kesehatan kerja di PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Distribusi (UID) Jateng dan DIY Semarang. Diponegoro Law Journal, 13(4). https://doi.org/10.14710/dlj.2024.45297
Smarandana, G., Momon, A., & Arifin, J. (2021). Penilaian risiko K3 pada proses pabrikasi menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control (HIRARC). Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya, 7(1), 56–62. https://doi.org/10.30656/intech.v7i1.2709
Sudiarno, A., & Maharani, N. P. (2024). A conceptual framework for analyzing occupational safety and health program investment: Hierarchy of controls-based approach. The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 13(2), 201–212. https://doi.org/10.20473/ijosh.v13i2.2024.201-212
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. (1970). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1970 Nomor 1.
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. (2023). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2023 Nomor 1.
Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. (2003). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 39.
Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang. (2023). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2023 Nomor 41.
Vu, G.-K., Le, T.-A., Ngoc, T.-P., Nguyen, T.-H. T., & Ha-Nguyen, M.-Q. (2023). Risk assessment, implementation of occupational health, safety and hygiene in small and medium manufacturing enterprises: A case study in central Vietnam. Decision Science Letters, 12(4), 739–748. https://doi.org/10.5267/j.dsl.2023.7.002
Yazdi, M., & Adumene, S. (2025). Innovative risk management for machine safety: Insights from AS/NZS 4024 standards. The International Journal of Advanced Manufacturing Technology, 137(1), 659–682. https://doi.org/10.1007/s00170-025-15149-y
Zahra, F. S., & Sutrisno. (2022). Analisis bahaya dan penilaian risiko menggunakan metode HIRARC PT. Cahaya Mekanindo Perkasa. SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri, 20(1), 255–264. https://doi.org/10.24014/sitekin.v20i1.19762
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Gevan Naufal Wala, Ahmad Fachri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Greenation Ilmu Teknik (JGIT) berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di JGIT.




















