Karakteristik Lintasan Pendaratan Pesawat Terkait Runway Occupancy Time: Studi Berbasis ADS-B

Authors

  • Prakoso Satrio Wibowo Politeknik Penerbangan Indonesia, Kementerian Perhubungan, Indonesia
  • Adham Faruq Fathony S Politeknik Penerbangan Indonesia, Kementerian Perhubungan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jgit.v3i4.825

Keywords:

ADS-B, Lintasan Pendaratan Pesawat, Runway Occupancy Time, Dinamika Pendaratan, Efisiensi Landas Pacu

Abstract

Runway Occupancy Time Landing (ROTL) merupakan indikator operasional penting bagi efisiensi landas pacu, karena variasi perilaku pendaratan pesawat dapat memengaruhi lama waktu penggunaan landas pacu. Penelitian ini mengkaji karakteristik lintasan pendaratan pesawat yang berkaitan dengan perbedaan ROTL menggunakan data Automatic Dependent Surveillance Broadcast (ADS-B). Sebanyak 2.000 lintasan pendaratan pesawat Kategori C yang tercatat antara Juli hingga Oktober 2025 pada Runway 06 dan keluar melalui Taxiway M2 di Bandar Udara Internasional Soekarno–Hatta dianalisis. Lintasan direkonstruksi pada interval satu detik dari saat melintasi threshold hingga keluar landas pacu, kemudian diklasifikasikan ke dalam kelompok 5% ROTL terendah dan 5% ROTL tertinggi. Analisis komparatif dilakukan menggunakan kecepatan dan ketinggian pada threshold, serta profil lintasan temporal dan spasial yang direpresentasikan melalui hubungan altitude waktu, kecepatan waktu, altitude jarak horizontal, dan kecepatan– arak horizontal. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang jelas pada kecepatan threshold antara kedua kelompok, dengan nilai rata-rata 148,42 kt untuk kelompok ROTL rendah dan 132,07 kt untuk kelompok ROTL tinggi, sementara rata-rata ketinggian threshold relatif serupa yaitu 50,75 ft dan 51,43 ft. Profil lintasan lebih lanjut menunjukkan adanya perbedaan perkembangan kecepatan dan ketinggian pesawat sejak melintasi threshold hingga touchdown dan rollout di landas pacu. Temuan (novelty) penelitian ini menunjukkan bahwa analisis pada level lintasan dapat memberikan wawasan tambahan mengenai perilaku pendaratan pesawat yang berkaitan dengan variasi runway occupancy time, sekaligus melengkapi analisis ROTL yang selama ini hanya berbasis pada parameter threshold dan nilai agregat.

References

Airbus. (2025). Airbus Global Market Forecast 2025–2044. Airbus.

AirNav Indonesia. (2015). Manual Perhitungan Kapasitas Runway (Edisi ke-2, Dokumen No. 001/MAN-PKRN/DSPA-2/12/2015). Direktorat Keselamatan, Keamanan & Standarisasi, Perum LPPNPI.

AirNav Indonesia. (2024). Laporan Tahunan 2024. AirNav Indonesia.

EUROCONTROL. (2023). Optimised Runway Occupancy Time Spacing for Arrivals (ROCAT Solution). SESAR Joint Undertaking.

Federal Aviation Administration. (2024). Airport Design (Advisory Circular AC 150/5300-13B, Change 1). U.S. Department of Transportation.

Galagedera, M., & Samarasekara, K. (2021). Evaluation of the impact of runway characteristics on veer and occupancy time. Journal of Air Transport Management, 95, 102109.

Gao, H., Xie, Y., Yuan, C., He, X., & Niu, T. (2023). Prediction of aircraft arrival runway occupancy time based on machine learning. International Journal of Computational Intelligence Systems, 16, 150.

International Civil Aviation Organization. (2005). Aerodrome Design Manual: Part 2. Taxiways, Aprons and Holding Bays (Doc 9157, 4th ed.). ICAO.

Juniawan, A. F., & Putriekapuja, R. A. (2023). Runway occupancy time landing analysis of runway 06/24 at Soekarno-Hatta International Airport. International Journal of Progressive Sciences and Technologies, 39(2), 352–356.

Kumar, V., Sherry, L., & Kicinger, R. (2010). Runway occupancy time extraction and analysis using surface track data. Transportation Research Record, 2300, 45–55.

Lim, Z. J. (2020). Causal Effects of Landing Parameters on Runway Occupancy Time (Tesis magister). Nanyang Technological University.

Maltinti, F., Flore, M., Pigozzi, F., & Coni, M. (2024). Optimizing airport runway capacity and sustainability through the introduction of rapid exit taxiways: A case study. Sustainability, 16(13), 5359.

Meijers, N. P. (2019). Empirical Analysis of Runway Occupancy with Applications to Airport Capacity (Tesis magister). Massachusetts Institute of Technology.

Nguyen, T. D., et al. (2022). Model generalization in arrival runway occupancy time prediction by feature equivalences. arXiv preprint, arXiv:2201.11654.

Pavlin, S., Zuzic, M., & Pavicic, S. (2006). Runway occupancy time as element of runway capacity. Promet Traffic & Transportation, 18(4), 293–299.

Rosmayanti, R., Abimanyu, Y., Sonhaji, I., & Faridan, A. (2024). Evaluation of compliance with the runway occupancy time standard at Soekarno-Hatta International Airport. Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi, 17(2), 49–61.

Wibowo, P. S., Sembiring, J., & Indriyanto, T. (2025). Data-driven optimization of runway occupancy time landing: A case study on Runway 06 at Soekarno-Hatta International Airport. Indonesian Journal of Aerospace, 32(2), 159–176.

Published

2026-01-18

How to Cite

Wibowo, P. S., & S, A. F. F. (2026). Karakteristik Lintasan Pendaratan Pesawat Terkait Runway Occupancy Time: Studi Berbasis ADS-B. Jurnal Greenation Ilmu Teknik, 3(4), 116–132. https://doi.org/10.38035/jgit.v3i4.825