Perancangan Model Simulasi Untuk Mengidentifikasi dan Mengurangi Bottleneck pada Sistem Make to Order di Mano Apparel Soreang
DOI:
https://doi.org/10.38035/jgit.v4i3.690Keywords:
Mano Apparel, Discrete Event Simulation, Produksi Berdasarkan Pesanan, Pendekatan ProduksiAbstract
Mano Apparel adalah produsen pakaian yang menerapkan sistem produksi Make-to-Order (MTO). Meskipun sistem ini memberikan fleksibilitas tinggi dalam memenuhi kebutuhan pelanggan, perusahaan menghadapi risiko fluktuasi permintaan, keterbatasan kapasitas produksi, dan penumpukan pekerjaan pada beberapa stasiun kerja. Data permintaan tahun 2024 menunjukkan lonjakan pesanan pada Oktober–Desember yang menyebabkan keterlambatan penyelesaian pesanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Simulasi Peristiwa Diskrit atau Discrete Event Simulation (DES) untuk mengidentifikasi bottleneck serta merumuskan usulan perbaikan. Data primer meliputi alur produksi, waktu proses, dan waktu transfer, sedangkan data sekunder mencakup permintaan, jumlah mesin, operator, kapasitas produksi, serta informasi pendukung lainnya. Verifikasi dilakukan melalui pengujian animasi dan program, sedangkan validasi menggunakan uji F dan uji t untuk membandingkan data aktual dengan hasil simulasi. Hasil menunjukkan model simulasi valid dan mampu merepresentasikan sistem produksi secara akurat. Analisis memperlihatkan stasiun kerja Jahit memiliki waktu tunggu tertinggi sebesar 8.234,31 menit, diikuti Penyiapan Desain sebesar 4.058,93 menit dan Sublimasi Q 1 sebesar 3.496,89 menit. Nilai Work in Process (WIP) tertinggi terdapat pada Pemotongan Q 1 sebesar 49,43 unit, Jahit 30,00 unit, dan Jahit Q 24,45 unit. Temuan tersebut menunjukkan bahwa proses jahit merupakan hambatan utama yang memicu antrean dan penumpukan pekerjaan. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas pada stasiun kerja jahit diperlukan untuk memperlancar alur produksi, mengurangi keterlambatan penyelesaian pesanan, meningkatkan efisiensi operasional, serta mendukung kemampuan Mano Apparel dalam memenuhi permintaan pelanggan secara lebih optimal dan konsisten. Rekomendasi ini diharapkan menjadi dasar pengambilan keputusan manajemen dalam mengalokasikan sumber daya, menyeimbangkan beban kerja, dan meningkatkan kinerja produksi secara berkelanjutan.
References
Almanei, M., Oleghe, O., Afy-Shararah, M., & Salonitis, K. (2022). Implementing Pull Manufacturing in Make-To-Order Environments. In: Advances in Manufacturing Technology XXXV: Proceedings of the 19th International Conference on Manufacturing Research, Incorporating the 36th National Conference on Manufacturing Research, 6(10). https://doi.org/10.3233/ATDE220613 BT - Advances in Manufacturing Technology XXXV
Bagheri, F., Demartini, M., Arezza, A., Tonelli, F., Pacella, M., & Papadia, G. (2022). An Agent-Based Approach for Make-To-Order Master Production Scheduling. In Processes (Vol. 10, Issue 5, p. 921). https://doi.org/10.3390/pr10050921
Cavero, J., Alemany, M., Esteso, A., & Jimenez, A. (2024). Revenue Management Optimization for Make-to-Order and Engineering-to-Order Manufacturing Context. International Journal of Production Economics, 288. https://doi.org/10.2139/ssrn.4806518
Firat, M., De Meyere, J., Martagan, T., & Genga, L. (2022). Optimizing the workload of production units of a make-to-order manufacturing system. Computers & Operations Research, 138, 105530. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.cor.2021.105530
Flyckt, J., & Lavesson, N. (2025). Navigating demand forecasting in make-to-order manufacturing: the role of global models and intermittent time-series. SAIS 2025: Swedish AI Society Workshop 2025, June 16-17 2025, Halmstad.
Kunath, M., & Winkler, H. (2018). Flow Shop Scheduling Optimization In The Chipboard Industry: A Simulation-Based Analysis Using Priority Dispatching Rules. DEStech Transactions on Engineering and Technology Research. https://doi.org/10.12783/dtetr/icpr2017/17625
Mundt, C., & Lödding, H. (2025). Coping with the uncertainties of make-to-order production: a new approach for determining reliable delivery times with the throughput diagram. Production Planning & Control, 36(8), 1110–1136. https://doi.org/10.1080/09537287.2024.2344066
Novarika, N., Lasalewo, T., & Uloli, H. (2024). ANALISIS KESEIMBANGAN LINTASAN DENGAN METODE RANKED POSITIONAL WEIGHT (RPW) DAN LARGEST CANDIDATE RULES (LCR) DI UD. SUKAMAJU FURNITURE. Jurnal Vokasi Sains Dan Teknologi, 4, 6–14. https://doi.org/10.56190/jvst.v4i1.63
Permanasari, L., & Virdayani, ayu dwi. (2021). Analisis Biaya Produksi Sebagai Dasar Pengambilan Keputusan Produksi Kecambah Di Home Industri Kecambah Rama Hulaan Gresik. Al Iqtishod: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Ekonomi Islam, 9(1 SE-Articles), 73–92. https://doi.org/10.37812/aliqtishod.v9i1.230
Rakhmaddian, N. N., Farida, N. N., Putra, A. D., Septiawan, D. R., & Wulandari, W. A. (2025). Analisis Bottleneck Perakitan Metal Box Dengan Metode Simulasi Diskrit Melalui Software Promodel. Steam Engineering, 7(1 SE-Articles), 53–63. https://doi.org/10.37304/jptm.v7i1.22818
Ramadanis, R., Rahmi, M., Rantika, R., Hasanah, S. U., Meliza, S. G., & Putri, V. Y. (2025). Analisis Diferensial Dalam Menentukan Ketepatan Keputusan Make Or Buy. Accounting Studies and Tax Journal (COUNT), 2(9 SE-Articles), 734–743. https://doi.org/10.62207/7byj2685
Rizki, R. F., & Dhewanto, W. (2025). Scenario-Based Strategic Capacity Planning for Powder Mixing Plant Using Discrete Event Modelling. European Journal OfBusiness and Management Research, 10(4), 96–104.
Rocha, E. M., & Lopes, M. J. (2022). Bottleneck prediction and data-driven discrete-event simulation for a balanced manufacturing line. Procedia Computer Science, 200, 1145–1154. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.procs.2022.01.314
Rosmasari, A., & Jatiningrum, W. S. (2021). Optimasi Produksi untuk Meminimasi Total Biaya pada Usaha Mikro Kecil Menengah. Jurnal Rekayasa Sistem Industri, 10(1), 15–26.
Salim, H. K., Setiawan, K., & Hartanti, L. P. S. (2016). Perancangan Keseimbangan Lintasan Produksi Menggunakan Pendekatan Simulasi Dan Metode Ranked Positional Weights. J@ti Undip: Jurnal Teknik Industri, 11(1). https://doi.org/10.12777/jati.11.1.53-60
Singh, Y., & Disney, S. M. (2026). On the transition from make-to-stock to make-to-order. European Journal of Operational Research, 330(2), 444–457. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.ejor.2025.08.053
Sudeesh, S., Rameshkumar, K., Anbuudayasankar, S. P., & Thenarasu, M. (2024). Simulation analysis and development of priority dispatching rules for a partial flexible job shop. International Journal of Services and Operations Management, 48, 576–601. https://doi.org/10.1504/IJSOM.2024.140423
Upadhyay, S., Garg, S. K., & Sharma, R. (2023). Analyzing the Factors for Implementing Make-to-Order Manufacturing System. In Sustainability (Vol. 15, Issue 13, p. 10312). https://doi.org/10.3390/su151310312
Wang, C., Yang, C., & Zhang, T. (2023). Order planning with an outsourcing strategy for a make-to-order/make-to-stock production system using particle swarm optimization with a self-adaptive genetic operator. Computers & Industrial Engineering, 182, 109420. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.cie.2023.109420
Wisynumurti, R. A., Karima, H. Q., & Ramdhani, A. Y. (2023). Analisis Perbaikan Kinerja Sistem Manufaktur Menggunakan Model Discrete Event Simulation Di CV. Tojaya Machinery. Jurnal Teknik Industri, Bisnis Digital, Dan Teknik Logistik, 02(2).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Zakiya Muallifa Rahman, Yudha Prambudia, Ilma Mufidah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Greenation Ilmu Teknik (JGIT) berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di JGIT.





















