Pemanfaatan Regenerative Braking Pada Kereta Listrik Sebagai Sumber Energi Terbarukan dengan Menggunakan Inverter Sebagai Media Penghemat Energi pada 20 Kv Gardu Traksi
DOI:
https://doi.org/10.38035/jgit.v4i2.670Keywords:
Mass Rapid Transit, Jakarta, Regenerative Braking, Ekonomi Teknik, Strategi BisnisAbstract
Pertumbuhan populasi dan aktivitas ekonomi di perkotaan telah memunculkan tantangan kompleks dalam sistem mobilitas penduduk. Sebagai solusi, Mass Rapid Transit (MRT) atau Moda Raya Terpadu telah membuktikan efektivitasnya sebagai angkutan umum berkapasitas besar yang tidak hanya mengurangi kemacetan tetapi juga mendukung terciptanya lingkungan perkotaan yang lebih berkelanjutan. Namun, operasional MRT membutuhkan konsumsi energi listrik yang signifikan. Untuk menjawab tantangan ini sekaligus memperkuat dampak positifnya, penelitian ini mengkaji potensi pemanfaatan energi regenerative braking pada kereta listrik. Melalui simulasi teknis, studi ini menganalisis penerapan teknologi inverter untuk mengonversi energi pengereman menjadi sumber listrik yang dapat digunakan di fasilitas MRT Jakarta. Analisis dilakukan secara komprehensif dari aspek teknis, ekonomi, regulasi, dan strategi bisnis. Hasil simulasi menunjukkan bahwa implementasi Inverter Gardu Traksi berpotensi menghasilkan energi sebesar 400 MWh per bulan. Dari perspektif keuangan, proyek ini menghasilkan Net Present Value (NPV) positif sebesar Rp 8,3 miliar. Skema Kemitraan Bisnis-ke-Bisnis (B2B) diajukan sebagai model pendanaan yang inovatif untuk mengatasi tantangan investasi modal awal.
References
[1] PT. MRT Jakarta (Perseroda). (2022). Operaion and Maintenance Document.
[2] Perusahaan Listrik Negara (PT PLN Persero). (2025). Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) dengan PT MRT Jakarta. Jakarta: Divisi Niaga dan Manajemen Pelanggan.
[3] Secheron. (2021). Technical Specification: Secorvert MVDC Inverter for Regenerative Braking Energy Recovery. Geneva: Secheron SA.
[4] Bae, C., & Lee, S. (2019). Control Algorithm for a Bidirectional Inverter in Railway Regenerative Braking Energy Recovery Systems. IEEE Transactions on Industrial Electronics, 66(5), 3456-3465. https://doi.org/10.1109/TIE.2018.2863201
[5] International Electrotechnical Commission. (2018). *IEC 62888-2: Railway Applications – Energy Efficiency – Part 2: Energy Measurement and Management for Traction Systems*. Geneva: IEC.
[6]xRobbins, S. P., & Coulter, M. (2021). Management (15th ed.). Pearson Education.
David, F. R., & David, F. R. (2023). Strategic Management: Concepts and Cases (18th ed.). Pearson Education.
[7] Blank, L., & Tarquin, A. (2022). Engineering Economy (9th ed.). McGraw-Hill Education.
[8] Sullivan, W. G., Wicks, E. M., & Koelling, C. P. (2020). Engineering Economy (17th ed.). Pearson Education.
[9] PT MRT Jakarta (Perseroda). (2025). Data Konsumsi Energi Traksi Bulanan Tahun 2025. Jakarta: Departemen Operasi dan Pemeliharaan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ahmad Alief Zulfikar, Abdul Halim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Greenation Ilmu Teknik (JGIT) berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di JGIT.





















