Analisis Kualitas POC dari Limbah Vinasse Pada Beberapa Periode Fermentasi Dan Keberlanjutan Bahan Bakunya

Authors

  • Ratih Suciapriani Universitas Pembangunan Nasional “Veteran”, Jawa Timur, Jawa Timur, Indonesia
  • Luca Esa Universitas Pembangunan Nasional “Veteran”, Jawa Timur, Jawa Timur, Indonesia
  • Silvana Dwi Nurherdiana Universitas Pembangunan Nasional “Veteran”, Jawa Timur, Jawa Timur, Indonesia
  • Susilowati Susilowati Universitas Pembangunan Nasional “Veteran”, Jawa Timur, Jawa Timur, Indonesia
  • Rahaju Saraswati Universitas Pembangunan Nasional “Veteran”, Jawa Timur, Jawa Timur, Indonesia
  • Awaluddin Hidayat Ramli Inaku Universitas Pembangunan Nasional “Veteran”, Jawa Timur, Jawa Timur, Indonesia
  • Purnomo Purnomo Universitas Pembangunan Nasional “Veteran”, Jawa Timur, Jawa Timur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jgit.v4i2.656

Keywords:

Fermentasi Anaerob, EM4, COD, Pupuk Organik Cair, Vinasse

Abstract

Limbah vinasse merupakan hasil samping industri bioetanol yang memiliki kandungan bahan organik tinggi dan berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pemanfaatan limbah vinasse sebagai bahan baku pupuk organik cair (POC) melalui proses fermentasi anaerob dengan penambahan kotoran sapi, sekam padi, dan Effective Microorganisms 4 (EM4). Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan variasi waktu fermentasi selama 7, 14, dan 21 hari. Parameter yang dianalisis meliputi Chemical Oxygen Demand (COD), C-organik, N-total, P₂O₅, K₂O, N-organik, serta unsur mikro sesuai Keputusan Menteri Pertanian Nomor 261/KPTS/SR.310/M/4/2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh perlakuan mengalami penurunan COD selama fermentasi. Perlakuan terbaik diperoleh pada fermentasi 21 hari dengan kombinasi vinasse, kotoran sapi, sekam padi, dan EM4 yang menghasilkan nilai COD sebesar 286,246 ppm. Produk POC yang dihasilkan dari formula LV+KS+EM4 dan LV+KS+SP+EM4 memenuhi persyaratan mutu pupuk organik cair berdasarkan standar yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah vinasse berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku pupuk organik cair yang bernilai guna sekaligus mendukung pengelolaan limbah industri yang lebih berkelanjutan.

References

Arrodli, M. Z. (2019). Pemanfaatan Vinasse -Limbah Industri Alkohol- untuk Perbaikan Sifat Fisik Tanah dalam Pengembangan Tebu ( Saccharum officinarum L ) di Lahan Pasir Pantai. 3, 108–114.

Banowati, G. (2017). Studi Potensi Kompos Vinasse sebagai Pupuk dan Aplikasinya pada Bibit Kakao ( Theobroma Cacao L .) Study of Potential Vinasse Compost as Fertilizer and Application on Cocoa ( Theobroma Cacao L .) Seedlings. 23.

Behandlung, V. Der, Rocha, M. H., Eduardo, E., Lora, S., & Venturini, O. J. (2018). Life Cycle Analysis of different alternatives for the treatment and disposal of ethanol vinasse *. 133(2), 88–93.

Duengo, S., Musa, W. J. A., Bialangi, N., & Kilo, A. K. (2025). Pemanfaatan Limbah Sekam Padi sebagai Pupuk Organik. 4(1), 93–101.

Fahri, A. (2018). Jurnal Teknologi Kimia Unimal Pengaruh Waktu Fermentasi dan Volume Bio Aktivator EM 4 ( Effective Microorganisme ) pada Pembuatan Pupuk Organik Cair ( POC ) dari Limbah Buah-Buahan. 1(Mei), 13–29.

Science, E. (2023). Essence , principle , and technique in utilization and converting vinasse waste to bio-organic fertilizer Essence , principle , and technique in utilization and converting vinasse waste to bio-organic fertilizer. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1133/1/012023

Wahyu, B., Ika, R., & Putra, H. (2019). Pembuatan Pupuk Organik Cair Dari Limbah Buah Dengan Penambahan Bioaktivator EM4 Bangun Wahyu R I H P dan Rhenny R. 11(261), 44–56.

Widyabudiningsih, D., Troskialina, L., Fauziah, S., & Siti, N. (2021). Pembuatan dan Pengujian Pupuk Organik Cair dari Limbah Kulit Buah-buahan dengan Penambahan Bioaktivator EM4 dan Variasi Waktu Fermentasi. 04(01), 30–39.

Published

2026-07-04

How to Cite

Suciapriani, R., Esa, L., Nurherdiana, S. D., Susilowati, S., Saraswati, R., Inaku, A. H. R., & Purnomo, P. (2026). Analisis Kualitas POC dari Limbah Vinasse Pada Beberapa Periode Fermentasi Dan Keberlanjutan Bahan Bakunya. Jurnal Greenation Ilmu Teknik, 4(2), 32–39. https://doi.org/10.38035/jgit.v4i2.656