Potensi Serbuk Daun Melinjo (Gnetum gnemon L.) Sebagai Biopestisida Ramah Lingkungan Terhadap Callosobruchus analis F. (Coleoptera : Bruchidae) Dan Mutu Benih Kedelai Hitam Varietas Detam-2
DOI:
https://doi.org/10.38035/jgpp.v3i4.804Keywords:
black soybean Detam-2, Callosobruchus analis F, melinjo leaf powder, seed qualityAbstract
Benih kedelai hitam yang disimpan sering kali rusak akibat serangan serangga hama gudang Callosobruchus analis F. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh dosis serbuk daun melinjo (Gnetum gnemon L.) terhadap populasi C. analis F. (Coleoptera: Bruchidae) dan mutu benih kedelai hitam varietas Detam-2. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Dasar Fakultas Pertanian Universitas Winaya Mukti, Sumedang menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan: A = 0 g (kontrol), B = 1,5 g, C = 3 g, D = 4,5 g, E = 6 g, dan F = 7,5 g serbuk daun melinjo. Serbuk daun melinjo berpengaruh nyata terhadap jumlah telur, larva, pupa, dan imago generasi kedua, serta terhadap kerusakan biji dan mutu benih. Perlakuan F (7,5 g) memberikan hasil terbaik dengan kerusakan biji 9,63%, bobot biji rusak 1,57%, daya kecambah 84%, dan kecepatan tumbuh 47,62%
References
Amalia, A., Kusumawinahyu, R., & Rohenti, I. (2021). Studi potensi sifat anti-aging ekstrak kedelai hitam (Glycine max (L.) Merrill) varietas Detam-1 melalui uji antioksidan. Warta AKAB, 45(2). https://doi.org/10.55075/wa.v45i2.29
Alfi, I., Elisabeth, D. A. A., Muzaiyanah, S., & Putri, P. H. (2020). Hasil utama penelitian tanaman aneka kacang dan umbi. Balitkabi.
Armada, R. (2021). Uji efektivitas insektisida nabati daun melinjo (Gnetum gnemon) dan daun sirsak (Annona muricata) dalam mengendalikan ulat grayak (Spodoptera litura) pada tanaman tembakau (Nicotiana tabacum) Universitas Winaya Mukti.
Arsy, F. S., Chatri, M., Irdawati, & Des, S. (2023). Pemanfaatan flavonoid sebagai bahan pestisida nabati. Jurnal Embrio, 15(1), 36–45.
Dzulhijja, L. D., W., W., & Prastowo, S. (2020). Potensi tepung daun sirsak, serai, kenikir, jeruk nipis, dan kluwih terhadap kumbang bubuk kedelai (Callosobruchus analis F.) pada kedelai (Glycine max L) dalam simpanan. Jurnal Proteksi Tanaman Tropika, 1(2), 55. https://doi.org/10.19184/jptt.v1i2.17918
Iswara, I., Ermawati, E., Ramadiana, S., & Pramono, E. (2024). Respon viabilitas benih kedelai (Glycine max L.) varietas Dega-I terhadap berbagai proporsi kapur tohor selama penyimpanan empat bulan. Jurnal Agrotek Tropika, 12(2), 345–356.
Nuralifah, Arjuna, & Wulaisfan, R. (2018). Efektivitas ekstrak daun melinjo (Gnetum gnemon L.) sebagai antihiperglikemia pada mencit (Mus musculus) Balb/C yang diinduksi streptozotocin. Prosiding Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal, 503–507.
Numba, S., Syam, N., Ashar, J. R., & Fatmawati, F. (2024). Viabilitas dan vigor benih kedelai (Glycine max L.) pada media matriconditioning berbahan organik dan anorganik. Jurnal Galung Tropika, 13(1), 45–58. https://doi.org/10.31850/jgt.v13i1.1225
Ria, E. R., Nurwanti, S., Sugiarti, L., & Turmuktini, T. (2024a). Pengaruh dosis serbuk daun mimba Azadirachta indica A. Juss. terhadap perkembangan serangga hama gudang Callosobruchus analis (F.) pada kedelai kuning varietas Anjasmoro. Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan, 1(1), 54–62. https://doi.org/10.38035/jgpp.v3i1
Ria, E. R., Hidayat, E., Muliani, Y., Komariah, A., Abdullah, R., Masnenah, E., & Kantikowati, E. (2024b). Moringa leaf powder as environmentally friendly repellent agent for controlling the warehouse insect pest for black soybean grain. Journal of Agricultural Sciences (Agrosci), 1(5), 235–245. https://annpublisher.org/ojs/index.php/agrosci
Ria, E. R., Nissa, F. K., & Parlinah, L. (2024c). The effect of papaya leaf powder in seed storage and its impact on the viability of black soybeans of the Detam-1 variety led to the establishment of the Callosobruchus analis F. International Journal of Agricultural and Statistical Sciences, 20(2), 343–350. https://doi.org/10.59467/IJASS.2024.20.343
Ria, E. R., Mulya, A. S., Sintiyah, R., Samantha, Y., & Nursafa, Z. (2026). Serbuk daun bintaro (Cerbera odollam) untuk mengendalikan Callosobruchus analis F. (Coleoptera: Bruchidae) dalam menjaga mutu benih kedelai hitam varietas Detam-1. AGRO TATANEN | Jurnal Ilmiah Pertanian, 8(1), 38–46. https://doi.org/10.55222/agrotatanen.v8i1.1750
Ruttanaphan, T., Thitathan, W., Piyasaengthong, N., Nobsathian, S., & Bullangpoti, V. (2022). Chrysoeriol isolated from Melientha suavis Pierre with activity against the agricultural pest Spodoptera litura. Chemical and Biological Technologies in Agriculture, 9(1), 1–7. https://doi.org/10.1186/s40538-022-00287-2
Sabaruddin. (2021). Application of garlic (Allium sativum L.) vegetable pesticides for control of armyworm pests (Spodoptera litura) on chili plants (Capsicum annuum L). Jurnal Agroekoteknologi Tropika Lembab, 3(2).
Sinaga, A. O. Y., Lindayanti, M., Lestari, P. G., & Marpaung, D. S. S. (2021). Uji tetrazolium dan daya berkecambah benih kedelai (Glycine max L.) varietas Anjasmoro dan Biosoy 2. Media Agribisnis, 5(2), 116–122. https://doi.org/10.35326/agribisnis.v5i2.1651
Sugiarti, L., Ria, E. R., & Abdullah, R. (2021). Pengaruh dosis serbuk daun sirsak (Annona muricata L.) terhadap perkembangan kumbang bubuk Callosobruchus analis F. pada biji kedelai hitam (Glycine max (L.) Merrill) varietas Detam-3 Prida di penyimpanan [Laporan penelitian, Fakultas Pertanian]. Universitas Winaya Mukti.
Zhang, Y., Wang, X., Bian, Z., Se, C., Yang, G., & Lu, Y. (2025). Application of flavonoid compounds suppresses the cotton aphid, Aphis gossypii. Frontiers in Plant Science, 16, 1545499. https://doi.org/10.3389/fpls.2025.1545499
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Elly Roosma Ria, Setyo Pratama Sunarya, Romiyadi, Asep Samsul Mustopa, Yenny Muliani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (JGPP) berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali diJGPP.



















