Pemberdayaan Petani melalui Benchmarking Budidaya Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) di Kelompok Tani Rukun Agawe Makmur Kalurahan Beji Kapanewon Patuk

Authors

  • Fadinda Halizasabrina Sutejo Prodi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan, Jurusan Pertanian, Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang
  • Ina Fitria Ismarlin Prodi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan, Jurusan Pertanian, Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang
  • Endah Puspitojati Prodi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan, Jurusan Pertanian, Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang

DOI:

https://doi.org/10.38035/jgpp.v4i2.654

Keywords:

budidaya cabai rawit, praktik unggulan, pemberdayaan petani, benchmarking, produktivitas

Abstract

Produktivitas cabai rawit ( Capsicum frutescens L.) di Kelompok Tani Rukun Agawe Makmur masih perlu ditingkatkan melalui penerapan teknik budidaya yang lebih efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan praktik budidaya cabai rawit ORI 212 antara Kelompok Tani Rukun Agawe Makmur dan Kelompok Tani Hortikultura SOKMA, mengidentifikasi praktik budidaya unggulan, serta menyusun model pemberdayaan petani berbasis benchmarking . Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus berbasis benchmarking . Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan praktik budidaya pada aspek penyediaan bibit, penanaman, pengairan, pemangkasan, pemupukan, dan pascapanen. Praktik budidaya unggulan yang teridentifikasi meliputi seleksi bibit dan aklimatisasi sebelum tanam, penggunaan jarak tanam 60×40 cm, sistem pengairan yang terintegrasi dengan pemupukan, penerapan Pengendalian Hama Terpadu, pemupukan berimbang, serta sortasi dan pemasaran hasil panen melalui pasar lelang. Hasil penelitian juga menghasilkan model pemberdayaan petani yang terdiri atas tahapan penyadaran, penguatan kapasitas, pendampingan, implementasi, pengembangan usaha, dan evaluasi. Model tersebut dapat menjadi acuan dalam meningkatkan kapasitas petani dan budidaya cabai rawit yang lebih produktif dan berkelanjutan.

References

Badan Pusat Statistik. (2024). Laporan Bulanan Indeks Harga Konsumen.

Chen, & Wang. (2021). Process benchmarking in smallholder farming systems: A conceptual framework. Agricultural Systems, 190, 103097. https://doi.org/10.1016/j.agsy.2021.103097

Fadilah, F., Nugroho, S. A., Nuraisyah, A., & Wardati, I. (2024). Pengaruh Tanaman Picung (Pangium edule) dan Serai Wangi (Cymbopogon nardus) Terhadap Mortalitas Penggerek Buah Kopi (Hypothenemus hampei). BIOSENSE, 7(02), 212–224.

Fakhrah, Unaida, R., Faradhillah, Usrati, K., & Wati, M. (2022). Analisis Efektivitas Penyaluran Air Melalui Penerapan Irigasi Tetes (Drip Irigation) pada Tanaman Cabai di Lahan Kering. Agrium, 19, 247. https://ojs.unimal.ac.id/index.php/agrium

Fauzi, F. N. W. ; N. F., & Torik, ; Rifky. (2025). Analisis Wilayah Komoditas Cabai Rawit di Kabupaten Jember. J U R N A L A G R I B E S T, 9, 1–9.

Firdaus, J., M.Syahran, J., Risnita, & Asrulla. (2023). Populasi dan Sampling (Kuantitatif), Serta Pemilihan Informan Kunci (Kualitatif) dalam Pendekatan Praktis. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 26320–26332.

Kementerian Pertanian. (2020). Standar Operasional Prosedur Budidaya Cabai Rawit.

Maftuah, E., & Hayati, A. (2019). Pengaruh Persiapan Lahan dan Penataan Lahan terhadap Sifat Tanah, Pertumbuhan dan Hasil Cabai Merah (Capsicum annum) di Lahan Gambut. Jurnal Hortikultura Indonesia, 10(2), 102–111.

Mailidarni, N., & Jauhari. (2023). Efektivitas Jarak Tanam Serta Dosis Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Rawit. Jurnal Agrida, 2(2), 86–95.

Richad, A. D., & Aini, N. (2024). Pengaruh Pemangkasan Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Berbagai Varietas Cabai Rawit ( Capsicum frutescens L .). Produksi Tanaman, 12(11), 541–547.

Saputra, A., Suharyatun, S., Rahmawati, W., & Warji. (2023). Pengaruh Pola Pengolahan Terhadap Efisiensi Pengolahan Tanah Menggunakan Traktor Tangan. Jurnal Agricultural Biosystem Engineering, 2(3), 450–460. https://ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/BIOSENSE/article/view/3380

Sektiono, A. W., & Taufiqurrahman, A. F. (2025). Pemberdayaan Petani Cabai Rawit di Tuban melalui Pendekatan Pengelolaan Pemberdayaan Petani Cabai Rawit di Tu ban melalui Pendekatan Pengelolaan Penyakit Terpadu Empowering Chili Pepper Farmers in Tuban Through Integrated Disease Management Approach. (March). https://doi.org/10.21776/ub.agroinotek.2025.006.01.03

Stroombergen, A., & Lawrence, J. (2022). A novel illustration of real options analysis to address the problem of probabilities under deep uncertainty and changing climate risk. Climate Risk Management, 38, 100458. https://doi.org/10.1016/j.crm.2022.100458

Zarah, A. U., Anwar, S., & Rosyida, R. (2023). Pengaruh aplikasi bio-invigorasi dan lamanya perendaman benih kedaluwarsa pada pertumbuhan dan hasil cabai rawit (Capsicum frutescens L.). Jurnal AGRO, 10(2), 293–308. https://doi.org/10.15575/26837

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Fadinda Halizasabrina Sutejo, Ina Fitria Ismarlin, & Endah Puspitojati. (2026). Pemberdayaan Petani melalui Benchmarking Budidaya Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) di Kelompok Tani Rukun Agawe Makmur Kalurahan Beji Kapanewon Patuk . Jurnal Greenation Pertanian Dan Perkebunan , 4(2), 152–163. https://doi.org/10.38035/jgpp.v4i2.654