Respons Perkecambahan Benih Kopi Arabika (Coffea Arabica L.) Terhadap Perendaman Dalam Berbagai Konsentrasi Vitamin B1
DOI:
https://doi.org/10.38035/jgpp.v3i1.258Keywords:
Kopi arabika, Perkecambahan, Vitamin B1Abstract
Perkecambahan kopi arabika dapat terhambat oleh faktor dormansi, baik secara fisik maupun fisiologis. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari respons perkecambahan benih kopi arabika terhadap perendaman berbagai konsentrasi vitamin B1 (thiamine), untuk memecah dormansi yang terjadi secara fisiologis pada benih kopi arabika. Penelitian ini dilakukan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Winaya Mukti, Sumedang pada ketinggian tempat 850 mdpl, penelitian dilakukan pada Juni 2021 – September 2021. Rancangan lingkungan yang digunakan dalam percobaan ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) sederhana, dengan faktor percobaan yaitu perendaman berbagai konsentrasi vitamin B1, dengan 6 taraf percobaan (A = 0 mg L-1 (kontrol), B = 20 mg L-1, C = 40 mg L-1, D = 60 mg L-1, E = 80 mg L-1, dan F = 100 mg L-1) dan diulang sebanyak 4 kali. Hasil percobaan menunjukan bahwa perendaman berbagai konsentrasi vitamin B1 tidak memberikan respons terhadap perkecambahan benih kopi arabika.
References
Amalia, R., dkk. 2013. Pengaruh Jenis dan Konsentrasi Vitamin terhadap Dendrobium laxiflorum J.J. Smith Secara In Vitro. Jurnal Sains dan Seni Pomits. Vol.1, No. 1, hal. 1-6.
Badan Pusat Statistik. (2018). Nilai Ekspor Komoditas Kopi.
Badan Pusat Statistik. (2018). Provinsi Jawa Barat Dalam Angka. BPS Provinsi Jawa Barat.
Badan Pusat Statistik. (2019). Luas Tanaman Perkebunan Menurut Provinsi dan Jenis Tanaman.
Direktorat Jenderal Perkebunan. (2017). Statistik Kopi Indonesia. Badan Pusat Statistik.
Fauzi. (2013). Pengenceran Obat (Pemicikan obat). (http://www.mbferts.com/B1-Vitamins-Thiamine- Hydrochloride-Powder-100- Grams-410.htm).
Hartman, H.T dan D.E. Kester. 1983. Plant Propagation Principles and Practice. Prentice Hall, Inc. Engelwood. New Jersey. 456p.
Hedty, Mukarlina, dan M.Turnip. 2014. Pemberian H2SO4dan Air Kelapa pada uji viabilitas Biji Kopi Arabika (Coffea Arabica L.).Jurnal Protobiont. 3 (1): 7-11.
Hiwot, H. 2011. Growth and physiological response of two (Coffea arabica L.) population under high and low irradiance. Thesis. Addis Ababa University.
Ichsan N.C., Hereri A.I., Budiarti L. 2013. Kajian warna buah dan ukuran benih terhadap viabilitas benih kopi Arabika (Coffea arabica L.) varietas gayo 1.
Khairunnisa dan Harsono, T. 2014. Pengaruh Pemberian Media Tanam dan ZPT Thiamin terhadap Pertumbuhan Gandaria (Bouea oppositifolia). Universitas Negeri Medan.
Kurmawansyah, R. 2020. Respons Perkecambahan Benih Kopi Arabika (Coffea Arabica L) terhadap Lama Perendaman Ekstrak Rebung Bambu dan Bonggol Pisang. Universitas Sumatera Utara.
Lestari D., Linda R., Mukarlina. 2016. Pematahan dormansi dan perkecambahan biji kopi Arabika (Coffea arabica L.) dengan asam sulfat (H2SO4) dan giberelin (GA3). J.Protobiont. 5(1):8-13.
Mulato, S. 2002. Pengolahan dan Komposisi Kimia Biji Kopi: Pengaruhnya Terhadap Cita Rasa Seduhan. Materi pelatihan uji cita rasa kopi, Pusat Penelitan Kopi dan Kakao, Jember, Indonesia.
Murniati dan Zuhry E. 2002. Peranan giberelin terhadap perkecambahan benih kopi Robusta tanpa kulit. Jurnal sagu. 1:1-5.
Putra, D., R. Rabaniyah dan Nasrullah. 2011. Pengaruh Suhu dan Lama Perendaman Benih terhadap Perkecambahan dan Pertumbuhan Awal Bibit Kopi Arabika (Coffea arabica L.). Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
Prayugo, S. 2007. Media Tanam untuk Tanaman Hias. Penebar Swadaya. Jakarta
Sadjad S. 1994. Kuantifikasi Metabolisme Benih. Grasindo. Jakarta.
Setyowati, N., & Utami, N. W. (2008). Pengaruh Tingkat Ketuaan Buah, Perlakuan Perendaman Dengan Air Dan Larutan Ga3 Terhadap Perkecambahan Brucea javanica (L.) Merr. Biodiversitas, 9(1), 13-16.
Subandi, A. E. (2013). Aktivitas Endo-?-Mannanase Pada Perkecambahan Biji Parkia Roxburghii G. Don Dengan Pemberian Variasi Konsentrasi Giberelin. Doctoral dissertation. Universitas Sebelas Maret.
Suharti, T., dan Yuniarti, N. 2018. Dampak Pemberian Vitamin B1, Vitamin C dan Asam Asetil Salisilat terhadap Perkecambahan Lamtoro (Leucaena leucocephala). BP2TPTH. Bogor.
Sutopo, L. 2002. Teknologi Benih. Raja Grafindo Persada. Jakarta.
Toto Warsa dan Cucu, S. A. (1982). Teknik Perancangan Percobaan Serial Pengenalan Dasar-dasar Statistika Terapan. Universitas Padjadjaran. Bandung.
Wahyuni, S.A., 1988. Pengaruh Konsentrasi Giberelin (GA3) terhadap Pertumbuhan Bibit Beberapa Spesies Kopi (Coffea Sp.) di Pesemaian. Universitas Udayana. Bali.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Kovertina Rakhmi Indriani, Rosalina Noor Azahra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (JGPP) berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali diJGPP.