Karakter Agronomi Penampilan, Stabilitas dan Adaptasi Hasil Genotipe Padi Kayu (Oryza Sativa L.) di Kabupaten Bandung, Purwakarta dan Indramayu
DOI:
https://doi.org/10.38035/jgpp.v3i1.257Keywords:
Karakteristik Agronomi, Stabilitas, Adaptabilitas, Genotipe Padi SawahAbstract
Interaksi genetik dengan lingkungan sering menimbulkan kesulitan dalam pemilihan genotipe unggul dari suatu pengujian pada lingkungan yang luas. Percobaan dilakukan di tiga lokasi penanaman di dataran rendah, Jawa Barat, yaitu di Kabupaten Bandung (450 m dpl), Kabupaten Purwakarta (120 m dpl) dan Kabupaten Indramayu (65 m dpl). Tujuan penelitian adalah untuk mengevaluasi penampilan karakter agronomi, daya adaptasi dan stabilitas genotipe padi yang diuji di tiga lokasi berbeda. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari 12 genotipe padi sebagai perlakuan dan diulang sebanyak empat kali. Uji stabilitas dan daya adaptasi menggunakan metode analisis Finlay-Wilkinson. Genotipe padi yang digunakan adalah sepuluh galur padi harapan yaitu: G1 = (BP32677D-SKB-16-2-WBC-2), G2 = (BP32248C-SKI-1-1-10-2-WBC-0), G3 = (BP32274D-SKI-2-1-1-2-2), G4 = (B15922F-MR-20), G5 = (BP19978-JK-1-IND-2-SKI-0-PWK-1-SKI-4-3-PWK-1-PWK-1-SKI-1), G6 = (SR341329540-1-1-1-5-PWK-1), G7 = (BP 30828C-Ski-9-2-Ert-3-Ski-1), G8 = (BP 30763C-Ski-14-2-Ski-0-KN-0), G9 = (BP 30533d-ski-4-3-1), G10 = (BP 17762e-1-3-2), dan dua varietas padi sebagai pembanding yaitu G11 (Varietas Cakra Buana) dan G12 (Varietas Ciherang) yang diujikan pada 3 lokasi percobaan yaitu L1 (Bandung), L2 (Purwakarta) dan L3 (Indramayu). Hasil percobaan menunjukkan adanya perbedaan penampilan karakter agronomi 12 genotipe padi sawah pada tiga lokasi tanam. Galur yang mempunyai nilai stabilitas tinggi dan beradaptasi secara spesifik pada lingkungan suboptimal atau marjinal yaitu galur G1, G4, G6, G7, G8, G9 dan G10 dan galur yang mempunyai nilai adaptasi tinggi yaitu galur G1, G4, G7, G9 dan G10.
References
Amalia, L., A. Komariah, I. Hilmayanti. 2019. Stabilitas dan Adaptasi Genotipe Padi Hibrida di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Asian Journal of Agriculture and Rural Development Volume 9, Edisi 2 (2019): 204-215. https://ideas.repec.org/a/ags/ajosrd/342219.html. DOI: 10.22004/ag.econ.342219.
Amzeri, A., BS Daryono, dan M. Syafii. 2020. Analisis genotipe berdasarkan lingkungan dan stabilitas hibrida jagung lahan kering. Sabrao J. Breed. Genet. 52(4): 355–368.
Aryawati, SAN, H. Safitri, AANB Kamandalu, W. Sunanjaya, dan ARK Sari. 2020. Adaptasi Galur Padi Unggulan Pengganti Varietas Ciherang di Provinsi Bali. J.Peneliti. Pertan. Tanam. Pangan 4(2): 73–79.
BPS. 2024. Luas Panen dan Produksi Padi di Indonesia 2024 (Angka Sementara). Berita Statistik Resmi No. 74/10/Th.XXVII, 15 Oktober 2024. https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2024/10/15/2376/lebar-panen-padi-tahun-2024-diperkirakan-sebesar-10-05-juta-hektare-dengan-produksi-padi-sekitar-52-66-juta-ton-gabah-kering-giling--gkg--.html
Eberhart SA dan WA Russell. 1966. Parameter stabilitas untuk membandingkan varietas. Crop Sci. 6:36-40.
Finlay dan Wilkinson. 1963. Analisis adaptasi dalam program pemuliaan tanaman. Aust. J. Agric. Res. 14: 742-754. Irliana, I. 2019. Uji Daya Hasil Beberapa Galur F9 Keturunan Beras Hitam dari Persilangan Baas Selem vs. Situ Patenggang. 12(2): 131–140. http://eprints.unram.ac.id/12628/.
Herawati, R., AP Lestari, Nurmegawati, DW Ganefianti, A. Romeida. 2021. Studi perbandingan stabilitas dan adaptabilitas berbagai model untuk mengembangkan galur inbrida berdaya hasil tinggi dari varietas padi lokal. Jurnal Ilmu Pertanian Volume 66(2) : 184-192. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0570178321000439. https://doi.org/10.1016/j.aoas.2021.12.004
Kartahadimaja, D., dan EE Syuriani. 2020. Uji Multilokasi Sepuluh Galur Padi Untuk Menghasilkan Varietas Unggul Baru. J.Peneliti. Pertan. Terap. 17(3): 175-185. pISSN 1410-5020, eISSN 2047-1781https://jurnal.polinela.ac.id/jppt/article/view/1504. http://dx.doi.org/10.25181/jppt.v17i3.298
Jayaningsih, ED, Suwarno, WB, Nindita, A., & Aswidinnoor, H. (2019). Interaksi genotipe x lingkungan terhadap morfologi malai galur padi malai rapat (Oryza sativa L.). Jurnal Agronomi Indonesia, 47(3), 240–247. https://doi. org/10.24831/jai.v47i3.26104
Noviyanti, S., K. Kusmiyati, dan D. Sulistyowati. 2020. Adopsi Inovasi Pemanfaatan Varietas Unggul Baru Padi Sawah (Oryza sativa L.) di Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat. J. Inov. Peneliti. 1(4): 771–782. doi: 10.47492/jip.v1i4.144.
Nurrahma, AF, Darsono dan U. Barokah. 2024. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Alih Fungsi Lahan Sawah Tonon Di Kabupaten Klaten. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (Jepa) 8( 1 ): 192-202. ISsn: 2614-4670 (P), ISsn: 2598-8174 (E) Https:Jepa.Ub.Ac.Id>Jepa>Artikel. https://Doi.Org/10.21776/Ub.Jepa.2024.008.01.15
Qaim, M. 2020. Peran Teknologi Pemuliaan Tanaman Baru untuk Ketahanan Pangan dan Pembangunan Pertanian Berkelanjutan. Appl. Econ. Perspect. Policy 42(2): 129–150. doi: 10.1002/aepp.13044.
Rahim, S., WB Suwarno, H. Aswidinnoor. 2023. AGRIVITA Jurnal Ilmu Pertanian 45(1): 163–172. ISSN: 0126-0537 Terakreditasi. www.agrivita.ub.ac.id.
Russell, E. dan. 1996. Stabilitas dan parameter untuk membandingkan varietas Tanaman (E. dan Russel, editor).
Sitaresmi, T., N. Kartina, Aida Fitri Viva Yuningsih, Indrastuti Apri Rumanti, Nafisah, dkk. 2021. Kinerja Agronomi Galur Padi Tadah Hujan Toleransi Kondisi Anaerobik pada Fase Perkecambahan. J.Agron. Indonesia. (Bahasa Indonesia J. Agron. 49(1): 7–15. doi: 10.24831/jai.v49i1.34187.
Sudewi, S., Ala, A., Baharuddin, & Farid, M. (2020). Keanekaragaman organisme pengganggu tanaman (OPT) pada varietas unggul baru padi (VUB) dan varietas lokal pada percobaan semi lapang. Agrikultura 31(1), 15. https://doi.org/10.24198/agrikultura.v31i1.25046.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Lia Amalia, R. Budiasih, Nunung Sondari, Endeh Masnenah, Romiyadi, Heru Amarudin, Estria Furry Pramudyawardani, Trias Sitaresmi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (JGPP) berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali diJGPP.