Karakter Agronomi Penampilan, Stabilitas dan Adaptasi Hasil Genotipe Padi Kayu (Oryza Sativa L.) di Kabupaten Bandung, Purwakarta dan Indramayu

Authors

  • Lia Amalia Universitas Winaya Mukti, Bandung, Indonesia.
  • R. Budiasih Universitas Winaya Mukti, Bandung, Indonesia.
  • Nunung Sondari Universitas Winaya Mukti, Bandung, Indonesia.
  • Endeh Masnenah Universitas Winaya Mukti, Bandung, Indonesia.
  • Romiyadi Universitas Winaya Mukti, Bandung, Indonesia.
  • Heru Amarudin Dinas Pangan dan Pertanian Jln. Surawinata 30 Purwakarta, Purwakarta, Indonesia.
  • Estria Furry Pramudyawardani Pusat Penelitian Padi Jln. Raya 9 Sukamandi, Subang Jawa Barat, Indonesia.
  • Trias Sitaresmi Pusat Penelitian Padi Jln. Raya 9 Sukamandi, Subang Jawa Barat, Indonesia.

DOI:

https://doi.org/10.38035/jgpp.v3i1.257

Keywords:

Karakteristik Agronomi, Stabilitas, Adaptabilitas, Genotipe Padi Sawah

Abstract

Interaksi genetik dengan lingkungan sering menimbulkan kesulitan dalam pemilihan genotipe unggul dari suatu pengujian pada lingkungan yang luas. Percobaan dilakukan di tiga lokasi penanaman di dataran rendah, Jawa Barat, yaitu di Kabupaten Bandung (450 m dpl), Kabupaten Purwakarta (120 m dpl) dan Kabupaten Indramayu (65 m dpl). Tujuan penelitian adalah untuk mengevaluasi penampilan karakter agronomi, daya adaptasi dan stabilitas genotipe padi yang diuji di tiga lokasi berbeda. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari 12 genotipe padi sebagai perlakuan dan diulang sebanyak empat kali. Uji stabilitas dan daya adaptasi menggunakan metode analisis Finlay-Wilkinson. Genotipe padi yang digunakan adalah sepuluh galur padi harapan yaitu: G1 = (BP32677D-SKB-16-2-WBC-2), G2 = (BP32248C-SKI-1-1-10-2-WBC-0), G3 = (BP32274D-SKI-2-1-1-2-2), G4 = (B15922F-MR-20), G5 = (BP19978-JK-1-IND-2-SKI-0-PWK-1-SKI-4-3-PWK-1-PWK-1-SKI-1), G6 = (SR341329540-1-1-1-5-PWK-1), G7 = (BP 30828C-Ski-9-2-Ert-3-Ski-1), G8 = (BP 30763C-Ski-14-2-Ski-0-KN-0), G9 = (BP 30533d-ski-4-3-1), G10 = (BP 17762e-1-3-2), dan dua varietas padi sebagai pembanding yaitu G11 (Varietas Cakra Buana) dan G12 (Varietas Ciherang) yang diujikan pada 3 lokasi percobaan yaitu L1 (Bandung), L2 (Purwakarta) dan L3 (Indramayu). Hasil percobaan menunjukkan adanya perbedaan penampilan karakter agronomi 12 genotipe padi sawah pada tiga lokasi tanam. Galur yang mempunyai nilai stabilitas tinggi dan beradaptasi secara spesifik pada lingkungan suboptimal atau marjinal yaitu galur G1, G4, G6, G7, G8, G9 dan G10 dan galur yang mempunyai nilai adaptasi tinggi yaitu galur G1, G4, G7, G9 dan G10.

References

Amalia, L., A. Komariah, I. Hilmayanti. 2019. Stabilitas dan Adaptasi Genotipe Padi Hibrida di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Asian Journal of Agriculture and Rural Development Volume 9, Edisi 2 (2019): 204-215. https://ideas.repec.org/a/ags/ajosrd/342219.html. DOI: 10.22004/ag.econ.342219.

Amzeri, A., BS Daryono, dan M. Syafii. 2020. Analisis genotipe berdasarkan lingkungan dan stabilitas hibrida jagung lahan kering. Sabrao J. Breed. Genet. 52(4): 355–368.

Aryawati, SAN, H. Safitri, AANB Kamandalu, W. Sunanjaya, dan ARK Sari. 2020. Adaptasi Galur Padi Unggulan Pengganti Varietas Ciherang di Provinsi Bali. J.Peneliti. Pertan. Tanam. Pangan 4(2): 73–79.

BPS. 2024. Luas Panen dan Produksi Padi di Indonesia 2024 (Angka Sementara). Berita Statistik Resmi No. 74/10/Th.XXVII, 15 Oktober 2024. https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2024/10/15/2376/lebar-panen-padi-tahun-2024-diperkirakan-sebesar-10-05-juta-hektare-dengan-produksi-padi-sekitar-52-66-juta-ton-gabah-kering-giling--gkg--.html

Eberhart SA dan WA Russell. 1966. Parameter stabilitas untuk membandingkan varietas. Crop Sci. 6:36-40.

Finlay dan Wilkinson. 1963. Analisis adaptasi dalam program pemuliaan tanaman. Aust. J. Agric. Res. 14: 742-754. Irliana, I. 2019. Uji Daya Hasil Beberapa Galur F9 Keturunan Beras Hitam dari Persilangan Baas Selem vs. Situ Patenggang. 12(2): 131–140. http://eprints.unram.ac.id/12628/.

Herawati, R., AP Lestari, Nurmegawati, DW Ganefianti, A. Romeida. 2021. Studi perbandingan stabilitas dan adaptabilitas berbagai model untuk mengembangkan galur inbrida berdaya hasil tinggi dari varietas padi lokal. Jurnal Ilmu Pertanian Volume 66(2) : 184-192. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0570178321000439. https://doi.org/10.1016/j.aoas.2021.12.004

Kartahadimaja, D., dan EE Syuriani. 2020. Uji Multilokasi Sepuluh Galur Padi Untuk Menghasilkan Varietas Unggul Baru. J.Peneliti. Pertan. Terap. 17(3): 175-185. pISSN 1410-5020, eISSN 2047-1781https://jurnal.polinela.ac.id/jppt/article/view/1504. http://dx.doi.org/10.25181/jppt.v17i3.298

Jayaningsih, ED, Suwarno, WB, Nindita, A., & Aswidinnoor, H. (2019). Interaksi genotipe x lingkungan terhadap morfologi malai galur padi malai rapat (Oryza sativa L.). Jurnal Agronomi Indonesia, 47(3), 240–247. https://doi. org/10.24831/jai.v47i3.26104

Noviyanti, S., K. Kusmiyati, dan D. Sulistyowati. 2020. Adopsi Inovasi Pemanfaatan Varietas Unggul Baru Padi Sawah (Oryza sativa L.) di Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat. J. Inov. Peneliti. 1(4): 771–782. doi: 10.47492/jip.v1i4.144.

Nurrahma, AF, Darsono dan U. Barokah. 2024. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Alih Fungsi Lahan Sawah Tonon Di Kabupaten Klaten. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (Jepa) 8( 1 ): 192-202. ISsn: 2614-4670 (P), ISsn: 2598-8174 (E) Https:Jepa.Ub.Ac.Id>Jepa>Artikel. https://Doi.Org/10.21776/Ub.Jepa.2024.008.01.15

Qaim, M. 2020. Peran Teknologi Pemuliaan Tanaman Baru untuk Ketahanan Pangan dan Pembangunan Pertanian Berkelanjutan. Appl. Econ. Perspect. Policy 42(2): 129–150. doi: 10.1002/aepp.13044.

Rahim, S., WB Suwarno, H. Aswidinnoor. 2023. AGRIVITA Jurnal Ilmu Pertanian 45(1): 163–172. ISSN: 0126-0537 Terakreditasi. www.agrivita.ub.ac.id.

Russell, E. dan. 1996. Stabilitas dan parameter untuk membandingkan varietas Tanaman (E. dan Russel, editor).

Sitaresmi, T., N. Kartina, Aida Fitri Viva Yuningsih, Indrastuti Apri Rumanti, Nafisah, dkk. 2021. Kinerja Agronomi Galur Padi Tadah Hujan Toleransi Kondisi Anaerobik pada Fase Perkecambahan. J.Agron. Indonesia. (Bahasa Indonesia J. Agron. 49(1): 7–15. doi: 10.24831/jai.v49i1.34187.

Sudewi, S., Ala, A., Baharuddin, & Farid, M. (2020). Keanekaragaman organisme pengganggu tanaman (OPT) pada varietas unggul baru padi (VUB) dan varietas lokal pada percobaan semi lapang. Agrikultura 31(1), 15. https://doi.org/10.24198/agrikultura.v31i1.25046.

Published

2025-03-27

How to Cite

Amalia, L., R. Budiasih, Sondari, N., Masnenah, E., Romiyadi, Amarudin, H., … Sitaresmi, T. (2025). Karakter Agronomi Penampilan, Stabilitas dan Adaptasi Hasil Genotipe Padi Kayu (Oryza Sativa L.) di Kabupaten Bandung, Purwakarta dan Indramayu. Jurnal Greenation Pertanian Dan Perkebunan , 3(1), 34–45. https://doi.org/10.38035/jgpp.v3i1.257