Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Bawang Merah Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Selada Keriting (Lactuca Sativa L.)
DOI:
https://doi.org/10.38035/jgpp.v2i4.248Keywords:
Auksin, Ekstrak Bawang Merah, Konsentrasi Auksin, Selada Keriting, ZPTAbstract
Bawang merah (Allium cepa L.) merupakan salah satu tumbuhan yang berpotensi untuk digunakan sebagai zat pengatur tumbuh alami, karena bawang merah mengandung hormon auksin yang dapat memacu pertumbuhan akar pada tanaman selada. Percobaan lapangan dilaksanakan di Kebun Fakultas Pertanian Universitas Winaya Mukti, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak bawang merah terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada keriting. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok yang terdiri 6 perlakuan yaitu A = Kontrol, B= 10 ml/l ekstrak bawang merah, C= 15 ml/l, D = 20 ml/l , E = 25 ml/l dan F = 30 ml/l dan diulang sebanyak 4 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ekstrak bawang merah sebagai auksin berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, volume akar dan panjang daun. Pemberian ekstrak bawang dengan konsentrasi 10 ml/l berpengaruh signifikan terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, volume akar dan panjang daun.
References
Bernula, D., Benk?, P., Kaszler, N., Domonkos, I., Valkai, I., Sz?ll?si, R., Ferenc, G., Ayaydin, F., Fehér, A., & Gémes, K. (2020). Timely removal of exogenous cytokinin and the prevention of auxin transport from the shoot to the root affect the regeneration potential of Arabidopsis roots. Plant Cell, Tissue and Organ Culture, 140(2), 327–339. https://doi.org/10.1007/s11240-019-01730- 3.
Hartmann, H. T., Kester, D. E., Fred T. Davies, J., & Geneve, R. L. (1997). Plant Propagation (6th Edition).
Haryani, D., Apriyani, M., & Trisnanto, T. B. (n.d.). SISTEM HIDROPONIK DENGAN NUTRISI DAN MEDIA TANAM BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL SELADA.
Ivan, S. (2018). Usaha Tani Selada Keriting (Lactuca sativa) Secara Organik di Yayasan Bina Sarana Bakti. Karya Ilmiah Mahasiswa [Agribisnis], 1–9.
Marfirani, M., Rahayu, Y. S., & Ratnasari, E. (2014). Pengaruh Pemberian Berbagai Konsentrasi Filtrat Umbi Bawang Merah dan Rootone-F terhadap Pertumbuhan Stek Melati “Rato Ebu.” Lentera Bio, 3(1), 73– 76. http://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.p hp/jurnal-penelitian- pgsd/article/view/23921.
Mutryarny, E., & Wulantika, T. (2020). Pengaruh Zpt Alami Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L). Technology and Agriculture Journal, 1(1), 1–6.
Mutryarny, E., Agroteknologi, P. S., Pertanian, F., & Kuning, U. L. (2022). EFFECTIVENESS OF PLANT GROWTH REGULATORS FROM SHALLOT. 13(April), 33–39.
Rajiman. (2017). Seminar Nasional Seminar Nasional?; Pengaruh Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) Alami Terhadap Hasil dan Kualitas Bawang Merah. Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret, 2(April), 225– 231.
Sofwan, N., Faelasofa, O., Triatmoko, A. H., & Iftitah, S. N. (2018). Optimalisasi Zpt (Zat Pengatur Tumbuh) Alami Ekstrak Bawang Merah (Allium cepa fa. ascalonicum) Sebagai Pemacu Pertumbuhan Akar Stek Tanaman Buah Tin (Ficus carica). Jurnal Ilmu Pertanian Tropika Dan Subtropika, 3(2), 46.
Statistik, B. P. (2021). Produksi Tanaman Sayuran 2021. Badan Pusat Statistik Indonesia. https://www.bps.go.id/indicator/55/61/1/pr oduksi-tanaman-sayuran.html.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 R Budiasih, Lia Sugiarti, Nita Nuroktavia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (JGPP) berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali diJGPP.