Keunggulan Sistem Cangkok dalam Strategi Budidaya Tanaman: Tinjauan Pustaka
DOI:
https://doi.org/10.38035/jgpp.v2i3.204Keywords:
sistem cangkok, perbanyakan vegetatif, budidaya tanaman, produktivitas, strategi pertanianAbstract
Tujuan penelitian ini untuk melihat factor keberhasilan dalam pencangkokan. Sistem cangkok merupakan salah satu metode perbanyakan vegetatif yang banyak digunakan dalam budidaya tanaman, terutama untuk tanaman berkayu. Keunggulan utama teknik ini adalah kemampuannya menghasilkan bibit yang memiliki sifat identik dengan induknya, sehingga kualitas genetik tetap terjaga. Selain itu, sistem cangkok memungkinkan tanaman untuk berbuah lebih cepat dibandingkan dengan metode perbanyakan generatif seperti biji. Keberhasilan pencangkokan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk jenis tanaman, teknik pencangkokan, serta kondisi lingkungan seperti kelembapan dan nutrisi. Penelitian ini merupakan tinjauan pustaka yang bertujuan untuk mengkaji keunggulan sistem cangkok dalam strategi budidaya tanaman serta faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilannya. Berdasarkan studi literatur, teknik cangkok memiliki beberapa kelebihan dibandingkan metode lain, seperti kemudahan dalam pelaksanaan, tingkat keberhasilan tinggi, serta kemampuan memperbaiki produktivitas tanaman dalam jangka pendek. Namun, metode ini juga memiliki keterbatasan, seperti jumlah bibit yang terbatas dan ketergantungan pada kondisi lingkungan tertentu. Hasil tinjauan pustaka ini menunjukkan bahwa sistem cangkok dapat menjadi strategi yang efektif dalam budidaya tanaman, khususnya untuk meningkatkan produksi tanaman hortikultura dan perkebunan. Dengan pemilihan teknik yang tepat serta pengelolaan lingkungan yang optimal, teknik cangkok dapat menjadi solusi dalam mendukung pertanian berkelanjutan.
References
Atmoko, A. H., Perdana, A. S., Alfina, A., & Riyanto, A. (2022). Perbedaan Pemberian Konsentrasi ZPT IBA terhadap Induksi Akar Adventif Tanaman Kayu Manis (Cinnamomum burmannii) dengan Metode Cangkok. Prosiding Seminar Nasional Pembangunan Dan Pendidikan Vokasi Pertanian, 3(1), 529–536.
Fuada, S., Setyowati, E., Aulia, G. I., & Riani, D. W. (2023). Narative Review Pemanfaatan Internet-Of-Things Untuk Aplikasi Seed Monitoring And Management System Pada Media Tanaman Hidroponik Di Indonesia. INFOTECH Journal, 9(1), 38–45.
Husna, H., Tuheteru, F. D., Yusria, W. O., Dahlan, D., Siswanto, M. R., & Lauti, N. M. (2024). Bimbingan teknis stek pucuk jeruk siompu kelompok Tani Bagea, Mawasangka Buton Tengah. Indonesia Berdaya, 5(4), 1277–1282.
Muabarak, H., Alam, M., & Ratih, R. (2023). Pengaruh Komposisi Media Dan Zat Pengatur Tumbuh Terhadap Keberhasilan Cangkokan Tanaman Jambu Kristal. Journal Agroecotech Indonesia (JAI), 2(02), 141–152.
Rahmawati, I., Kamilatunnuha, H., Fadiah, L. H., Ramadana, M. M., Fauzan, M. R., & Fitriyah, I. (2025). Pengaruh Teknik Grafting dan Okulasi terhadap Pertumbuhan dan Keberhasilan Perbanyakan Tanaman Alpukat (Persea americana). Tumbuhan: Publikasi Ilmu Sosiologi Pertanian Dan Ilmu Kehutanan, 2(1), 73–81.
Silfia, E. S. T. F., Nurzaitun, L., Wulandari, S. F., & Hidayat, A. (2022). Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Petani Lokal Melalui Budidaya Jambu Citra dan Jambu Kristal di Desa Karanggedang. Solidaritas: Jurnal Pengabdian, 2(2), 199–210.
Siregar, M. S., Astuti, R. P., Fuadi, M., Ardilla, D., Masyura, M. D., Nasution, A., & Eddiyanto, E. (2021). Pencangkokan Anhidrida Maleat Pada Karet Alam Siklis: Penambahan Divinil Benzen untuk Meningkatkan Derajat Pencangkokan. Jurnal Riset Teknologi Industri, 15(2), 222–230.
Solicha. (2017). Pengaruh Macam dan Konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh Terhadap Keberhasilan Pencangkokan Tunas Salak Nglumut. Prodi Agroteknologi UPY.
Widyastuti, I. B., Yudono, P., & Putra, E. T. S. (2021). Pengaruh Media pada Karakter Biokimia dan Keberhasilan Pencangkokan Tanaman Teh (Camellia sinensis L.(O.) Kuntze) pada Klon TRI 2025. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 26(1), 113–119.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Primadi Susanto, Ridho Mahaputra, Farhan Saputra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (JGPP) berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali diJGPP.