Peran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Kelembagaan Kelompok Tani Terhadap Penerapan Teknologi dan Implikasinya pada Keberhasilan Usahatani Padi (Oryza sativa)

Authors

  • Shinta Rosdiana Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Karawang, Indonesia
  • Euis Dasipah Universitas Winaya Mukti, Bandung, Indonesia
  • Dety Sukmawati Universitas Winaya Mukti, Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jgpp.v1i4.161

Keywords:

Ekstensi, Institusi, Teknologi, Kesuksesan

Abstract

Demonstrasi Peran Penyuluhan Pertanian Lapangan (PPL) merupakan serangkaian tugas yang dilaksanakan untuk mengembangkan kemampuan, pengetahuan, keterampilan dan sikap pelaku utama (petani) dan pelaku usaha melalui penyuluhan. Diurus dengan pendekatan fungsi penyuluhan sebagai: Pembimbing/penasihat; Teknisi; Penghubung; Penyelenggara; dan Pembaharu/inovator. Diperoleh 70,67% kriteria baik. Demonstrasi Peran Kelompok Tani merupakan serangkaian tugas dan fungsi yang dilaksanakan oleh Kelompok Tani yang dikelola oleh pengurus untuk memberikan pelayanan kepada petani anggotanya, meliputi: Sebagai kelas belajar; unit produksi; dan wadah koperasi. Peran PPL terkait dengan kegiatan usahatani padi sawah di Kecamatan Cilaku yang terdiri dari dimensi: Pembimbing; Teknisi; Penghubung; Penyelenggara; dan Pembaharu/inovator memperoleh angka capaian kriteria sebesar 73,48%. Demonstrasi Penerapan Teknologi Usahatani Padi merupakan serangkaian pemanfaatan dan penerapan baik sebagian maupun keseluruhan terhadap aspek bahan, alat dan metode dalam proses produksi usahatani padi yang terdiri dari 7 (sapta) usahatani yaitu: Pengolahan lahan dan pemupukan dasar; Penyemaian; Penanaman; Pemupukan; Pengairan; Pengendalian HPT (hama penyakit tanaman); serta panen dan pasca panen tercapai 73,31% dengan kriteria baik. Demonstrasi Keberhasilan Usahatani merupakan pencapaian kinerja usahatani selama satu musim tanam yang diukur dari dimensi: Produktivitas; Harga jual gabah dan pendapatan diperoleh 78,56% dengan kriteria Baik. Terdapat hubungan yang positif antara Kinerja PPL dengan Peran PPL yang ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi r = 0,65. Hal ini mengandung makna bahwa semakin baik Peran PPL maka kinerjanya semakin baik. Peran PPL dan Peran Kelompok Tani berpengaruh positif terhadap Penerapan Teknologi Usahatani Padi. Besarnya pengaruh masing-masing sebesar 42,45% dan 37,59, sisanya sebesar 19,96% dipengaruhi oleh faktor lain. Peran PPL, Peran Kelompok Tani dan Penerapan Teknologi Tani berpengaruh positif terhadap keberhasilan usahatani padi. ??Besarnya pengaruh masing-masing sebesar 69,09%, 6,78, dan 19,06, sisanya sebesar 5,07% dipengaruhi oleh faktor lain.

References

Siti Halimah & Slamet Subari . 2020. Peran Penyuluh Pertanian Lapang Dalam Pengembangan Kelompok Tani Padi Sawah (Studi Kasus Kelompok Tani Padi Sawah Di Desa Gili Barat Kecamatan Kamal Kabupaten Bangkalan). Jurnal Agriscience Volume 1 Nomor 1 Juli 2020

Abdul Rochman.2021 Respon Kelompok Tani Terhadap Peran Ppl / Penyuluh Pertanian Lapangan Di Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung Jurnal Agribis Vol. 7, No.2,Oktober Tahun 2021.

Andoko A. 2006. Budidaya Padi Secara Organik. Penebar Swadaya. Jakarta

Andrian Wira Syah Putra, Sunarru Samsi Hariadi, Harsoyo Harsoyo .2016 Pengaruh Peran Penyuluh Dan Kearifan Lokal Terhadap Adopsi Inovasi Padi Sawah Di Kecamatan Montasik Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Ilmu Komunikasi. Volume 1. Issue1.

Artati Latif , Mais Ilsan , dan Ida Rosada. 2022. Hubungan Peran Penyuluh Pertanian Terhadap Produktivitas Petani Padi Jurnal Ilmiah Agribisnis Vol 5 (1), 2022.

Artati Latif, Mais Ilsan, dan Ida Rosada.2022. Hubungan Peran Penyuluh Pertanian Terhadap Produktivitas Petani Padi (Studi Kasus Kelurahan Coppo, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru). Jurnal Ilmiah Agribisnis Vol 5 (1), 2022.

BPP Kecamatan Rengasdengklok. 2020. Profil Pertanian Kecamatan Rengasdengklok. Karawang.

BPS Kabupaten Karawang.2021. Kabupaten Karawang Dalam Angka, BPS Kabupaten Karawang

Desy Natasha V.D. Marbun, Sriroso Satmoko dan Siwi Gayatri. 2019. Peran Penyuluh Pertanian Dalam Pengembangan Kelompok Tani Tanaman Hortikultura Di Kecamatan Siborongborong,Kabupaten Tapanuli. Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis (Jepa) Issn: 2614-4670 (P), Issn: 2598-8174 (E) Volume 3, Nomor 3 (2019): 537-546.

Dinas Pertanian, Kabupaten Karawang, 2022. Laporan Tahunan. Karawang

Doll JP, Orazem F. 1984. Production Economics: Theory with Applications. Second Edition. JohnWiley & Sons Inc(US) : United States of America.

Fatchiya, A., & Amanah, S. 2016. Penerapan Inovasi Teknologi Pertanian Dan Hubungannya Dengan Ketahanan Pangan Rumah Tangga Petani. Jurnal Penyuluhan, 12(2): 190-197

Fawzia Sulaiman, 2014. Keragaan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Penyuluh Di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian. Jurnal Penelitian Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian 2014/8/18.

Gomez, K. A dan AA.Gomez, 1995. Prosedur Statistik Untuk Pertanian (Edisi ke-2). Sjamsuddin, E,. J.S. Barhasjah (Penerjemah) Jakarta :Penerbit Statistical Procedures For Agricltural Research.

Hartono, Slamet & Amiruddin, Syam..2014. Kinerja Penyuluh Pertanian Dalam Pengembangan Agribisnis Nenas di Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Vol. 14 (1):31-38 ISSN 1410-5020

Hernanto, Fadholi. 2004. Ilmu Usahatani. Penebar Swadaya. Jakarta

Herry Nur Faisal .2020. Peran Penyuluhan Pertanian Sebagai Upaya Peningkatanperan Kelompok Tani (Studi Kasus Di Kecamatan Kauman Kabupaten Tulungagung). . Agribis, Vol. 6, No. 1, Tahun 2020.

Herry Nur Faisal. 2017. Respon Petani Terhadap Peran Penyuluh Pertanian Lapangan Di Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung. Jurnal Agribisnis Fakultas Pertanian Unita.

Hubeis,A.V.S. 2000. Suatu Pikiran Tentang Kebijakan Pemberdayaan Kelembagaan Petani. Deptanhut. Jakarta.

Hutapea, T. M. M. 2012. Analisis Strategi Peningkatan Kinerja Penyuluhan Pertanian di Kabupaten Serdang Bedagai. USU. Medan.

Ibrahim, J.T., Armand Sudiyono, dan Harpowo. 2003. Komunikasi dan Penyuluhan Pertanian. Banyumedia Publishing. Malang.

Ihwan Syamsuddin. 2013. Pengembangan Kelompok Tani Melalui Pembinaan P4s (Pusat Penyuluhan Pertanian & Pedesaan Swadaya). Jurnal Pertanian Berkelanjutan. Jilid 2 Edisi 2 Tahun 2013

Imelda, M., & Marina, I. (2021). EFESIENSI PRODUKSI PADA USAHATANI UBI JALAR (Suatu Kasus Pada Kelompok Tani Tunas Rahayu di Desa Sukaperna Kecamatan Talaga Kabupaten Majalengka). Jurnal Agrita, 3(2), 136-141.

Joni Jafri1, Rudi Febriamansyah, Rahmat Syahni, dan Asmawi. 2015. Interaksi Partisipatif Antara Penyuluh Pertanian Dan Kelompok Tani Menuju Kemandirian Petani. Jurnal Agro Ekonomi, Volume 33 Nomor 2, Oktober 2015: 161-177.Diakses pada 4 April 2020.

Juwita, Sari, Indah Nurmayasari, Helvi Yanfika.2015. Persepsi Petani Terhadap Kinerja Penyuluh Dalam Pengembangan Padi Organik Di Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu. JIIA, Volume 3 No. 4, Oktober 2015 432

Kartasapoetra A G. 1996. Teknologi Penyuluhan Pertanian. Jakarta (ID): PT. Bina Aksara.

Kartasasmita, Ginanjar.1995. Pemberdayaan Masyarakat. Sebuah Tinjauan Adimistrasi. Buletin Alumnis SESPA Edisi IV.Jakarta.

Kartika Lubis 2016. Analisis Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Penyuluh Pertanian Dalam Rangka Meningkatkan Kinerja Penyuluh Pertanian Kabupaten Serdang Bedagai . Junal Manajemen dan Informatika Pelita Nusantara Volume 20 . No 1 Desember 2016 ISSN:2088-3943

Kementrian Pertanian. 2019. Rencana strategis Kementrian Pertanian RI.2020-2024. Jakarta.

Mardikanto, T dan P.Soebiakto. 2018. Pemberdayaan Masyarakat. Dalam Perspektif Kebijakan Publik. Penerbit Alfabeta.Bandung.

Mardikanto, T. 2009. Sistem Penyuluhan Pembangunan Pertanian. UNS Press. Surakarta.

Marina, I. (2017). Strategi Pengembangan Agribisnis Hasil Pertanian Melalui Inovasi dan Kreatifitas Menjadi Produk Unggulan di SMK Negeri 1 Pacet Kabupaten Cianjur. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 1(1), 45-54.

Marina, I., & Sulandjari, K. (2013). FAKTOR SOSIAL EKONOMI YANG MEMPENGARUHI PENGAMBILAN KEPUTUSAN PETANI DALAM SISTEM PENJUALAN SAYURAN WORTEL (Suatu Kasus Petani Sayuran Desa Nyalindung di Kecamatan Cugenang Kab. Cianjur). Cefars: Jurnal Agribisnis Dan Pengembangan Wilayah, 5(1), 50-63.

Marina, I., Andayani, S. A., Sumantri, K., & Wiranti, S. E. (2023). Tinjauan Komoditas Unggulan Tanaman Pangan: Analisis Lokasi dan Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Majalengka. Journal of Innovation and Research in Agriculture, 2(2), 7-14.

Marliati, dkk. 2008. Faktor-Faktor Penentu Peningkatan Kinerja Penyuluh Pertanian Dalam Memberdayakan Petani. Kasus di Kabupaten Kampar Provinsi Riau) Jurnal Penyuluhan September 2008, Vol. 4 No. 2 99.

Mosher, A.T.. 2002. Mengerakkan dan Membangun Pertanian, CV Yusa Guna, Jakarta,

Mubyarto. 1989. PengantarEkonomiPertanian. EdisiKetiga. LP3ES. Jakarta.

Munier, Muhamad Fathun, M. Saleh S. Ali dan Darmawan Salman . 2018 . Relasi Antara Modal Sosial Penyuluh Dan Keberhasilan Penyuluhan Pertanian: Kasus Desa Limbung Dan Desa Tubajeng, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan. Jurnal social Ekonomi Pertanian Vol 14 No 2 (2018): Juni 2018

Planck, Ulrich. 2000. Sosiologi Pertanian. Yayasan Obor Indonesia. Jakarta

Pranadji, T. 2016. Kerangka Kebijakan Sosio-Budaya Menuju Pertanian 2025 ke Arah Pertanian Pedesaan Berdaya Saing Tinggi, Berkeadilan dan Berkelanjutan. Forum Penelitian Agro Ekonomi

Pujiana, Tri, Tubagus Hasanuddin, dan Sumaryo Gs.2018. Kinerja Penyuluh Pertanian Lapangan Dan Produktivitas Usahatani Padi Sawah (Kasus Petani Padi Di Kecamatan Kalirejo Kabupaten Lampung Tengah). JIIA, Vol 6 No. 4, Nov 2018.

Purwanto,M.Syukur,danP.Santoso.2007. Penguatan Kelembagaan KelompokTani Dalam Mendukung Pembangunan Pertanian Di JawaTimur. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian. Malang. JawaTimur.

Refiswal (2020), Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Penyuluh Pertanian Di Kabupaten Langkat. .Agrica Ekstensia. Vol. 12 No.2 November 2018: 36-32

Riduwan. 2013. Metode dan Teknik Menyusun Tesis. Bandung (ID): Alfabeta.

Rusmana, Nandang.2007.Konsep Dasar Dinamika Kelompok.PPB UPI

Santosa, S. 2004. Dinamika Kelompok. PT Bumi Aksara, Jakarta.

Sarwono, Jonathan. 2007. Analisis Jalur Untuk Riset Bisnis. Penerbit Andi. Yogyakarta.

Satriani, Lukman Effendy dan Elih Juhdi Muslihat. 2013. Motivasi Petani Dalam Penerapan Teknologi PTT Padi Sawah (Oryza Sativa L) Di Desa Gunung Sari Provinsi Sulawesi Barat. Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian. Journal : 4

Seitz WD, Nelson GC, Halcrow HG. 1994. Economics of Resources, Agriculture, and Food. Singapura (SG): Mc Graw-Hill Book Co.

Slamet, M. 2003. Membentuk Pola Perilaku Manusia Pembangunan. Cetakan Pertama. IPB Press. Bandung

Soeharjo A dan Dahlan Patong, 1989. Sendi-sendi Pokok Ilmu Usahatani. Departemen lmu-Ilmu Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Soekartawi. 2001. Prinsip-Prinsip Dasar Ilmu Ekonomi Pertanian. Rajawali Press. Jakarta.

Soekartawi. 2002. Analisis Usahatani. Jakarta (ID): UIPress.

Sudrajat , SW, 1985. Statistik Nonparametrik.Penerbit CV. Armico. Bandung.

Sukino. 2013. Membangun Pertanian dengan Pemberdayaan Masyarakat Tani Terobosan Menanggulangi Kemiskinan. Yogyakarta: Pustaka Baru Press

Sukmawati, D., Dasipah, E., & Lukfijayanti, L. (2016). Pendugaan model fungsi produksi (stochastic frontier) usahatani padi pada lahan sawah irigasi teknis (suatu kasus pada petani lahan sawah irigasi teknis di Kecamatan Cikalongkulon Kabupaten Cianjur). Jurnal Agribisnis Terpadu, 9(1).

Sukmawati, D., Nataliningsi, N., & Kusnadi, K. (2024). Evaluasi Faktor-faktor Sosial dan Ekonomi dalam Keputusan Petani Milenial. Journal of Innovation in Management, Accounting and Business, 3(3), 186-196.

Sukmawati, D., Sulaksana, J., Marina, I., & Harkhan, F. A. (2022). Pendapatan Usahatani Padi Dengan Varietas Inpari 32 Di Kelompok Tani Gangsa 1. Journal of Innovation and Research in Agriculture, 1(2), 60-64.

Sunyoto, Usman. 2008. Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat. Pustaka Pelajar. Yogyakarta.

Suwandi, 2019. Ajak Petani Budidaya Padi Sehat. Dirjen Tanaman Pangan. Kementrian Pertanian.Jakarta. . https://republika.co.id/. Diakses pada 12 Juli 2020.

Suwarno, Bambang. 2006.. Cara Menggunakan dan Memaknai Analisis Jalur. Penerbit Alfabeta. Bandung.

Syahyuti. 2008. Peranan Modal Sosial (Social Capital) dalam Perdagangan Hasil Pertanian. Forum Penelitian Agro-Ekonomi 26(1): 32-43.

Tim Penyusun. 2018. Pedoman Penulisan Tesis. Program Studi Magister Agribisnis. Fakultas Pertanian.Universitas Winaya Mukti. Tanjungsari, Sumedang.

Published

2025-02-26

How to Cite

Rosdiana, S., Dasipah, E., & Sukmawati, D. (2025). Peran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Kelembagaan Kelompok Tani Terhadap Penerapan Teknologi dan Implikasinya pada Keberhasilan Usahatani Padi (Oryza sativa). Jurnal Greenation Pertanian Dan Perkebunan , 1(4), 155–165. https://doi.org/10.38035/jgpp.v1i4.161